Kadinkes: Tindakan RS Zahira Pertahankan Dera Tepat

Kompas.com - 19/02/2013, 13:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dien Emawati mengatakan, tindakan Rumah Sakit Zahira untuk tetap mempertahankan Dera Nur Anggraini dalam menjalani perawatan di rumah sakit tersebut sudah tepat. Dien mengatakan, dengan kondisi penuhnya fasilitas neonatal intensive care unit (NICU) pada beberapa rumah sakit tidak memungkinkan bagi pihak RS Zahira memindahkan Dera.

"Kalau (Dera) dipindahkan dalam kondisi yang sama (tidak ada NICU) bisa berbahaya. Jadi, tindakan RS Zahira mempertahankan Dera sudah tepat," kata Dien dalam jumpa pers di kantor Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Selasa (19/2/2013).

Selama perawatan tersebut, Dien mengatakan, pihak RS Zahira melakukan kontak dengan beberapa rumah sakit lain untuk menanyakan rumah sakit mana yang fasilitas NICU-nya bisa digunakan. Namun, lanjut Dien, dari delapan rumah sakit yang ada, semuanya mengatakan dalam kondisi penuh.

Hal yang sama disampaikan oleh Dirjen Bina Kesehatan Umum Kementerian Kesehatan Akmal Taher. Menurut Akmal, dalam kasus Dera, apabila tidak ada rumah sakit lain yang memiliki NICU, RS Zahira yang merawat Dera tidak mungkin mengambil risiko dengan merujuk pada rumah sakit lain yang juga tidak memiliki fasilitas NICU yang di antarannya terdiri atas alat perekam jantung, perekam napas, dan fentilator.

"Namun, kalau kami merujuk di tempat yang ada NICU-nya, kami berani mengambil risiko," ujar Akmal.

Dera anak dari pasangan Eliyas Setia Nugroho dan Elisa Darawati meninggal dunia pada Sabtu. Dera tak sempat mendapatkan perawatan dengan peralatan kesehatan memadai untuk bayi lahir prematur dan mengalami kelainan tenggorokan. Upaya merujuk Dera ke rumah sakit lain juga gagal dilakukan lantaran beberapa rumah sakit yang dihubungi mengatakan ruang rawat penuh.

Berita terkait, baca:

IRONI KEMATIAN DERA

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau