JAKARTA, KOMPAS.com - Pengelola Blok Mahakam yang akan datang diharapkan mampu secara aktif melaksanakan eksplorasi di laut dalam sekitar wilayah tersebut dengan investasi besar. Hal ini bertujuan untuk menambah cadangan gas terbukti yang tinggal sedikit di blok tersebut.
Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini menyampaikan hal itu di sela-sela acara pelantikan pejabat setingkat kepala dinas dan kepala subdinas, Selasa (19/2/2013), di Jakarta.
Ia menegaskan, perlu investasi yang besar untuk melakukan eksplorasi agar cadangan terbukti di blok Mahakam dapat ditingkatkan lebih dari 2 triliun kaki kubik (TCF). "Dana yang dibutuhkan untuk eksplorasi tambahan di Blok Mahakam bisa ratusan trilliun dan itu belum tentu berhasil padahal sesuai dengan keinginan banyak pihak agar cadangan gas Indonesia juga harus meningkat. Jika tidak ada investasi tambahan di blok Mahakam untuk eksplorasi maka masa depan cadangan gas Indonesia akan terancam," kata dia.
Karena itu, saat ini diperlukan investor untuk melaksanakan eksplorasi agar cadangan gas terbukti di blok Mahakam dapat ditingkatkan tanpa perlu pemerintah menanggung resiko kerugian jika eksplorasi itu gagal. "Negara jangan sampai menanggung resiko akibat kegagalan eksplorasi. Apakah BUMN dan BUMD mau menanggung kerugian eksplorasi? Kasihan negeri ini kalau harus mengorbankan hilangnya potensi tambahan cadangan minyak dan gas akibat tidak ada investasi," kata Rudi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang