Jokowi Panggil "Programmer" untuk Perkuat Integrasi RS

Kompas.com - 20/02/2013, 09:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo segera meminta bantuan pakar program komputer (programmer) untuk membangun sistem online rumah sakit di Ibu Kota. Sistem ini diharapkan mampu memudahkan pasien dalam mencari tempat rujukan.

Dijumpai di Balaikota Jakarta, pria yang akrab disapa Jokowi ini menyampaikan, beberapa programmer akan dimintai bantuan pada Kamis (21/2/2013) besok. Walau begitu, dia tak sempat menyebutkan latar belakang programmer yang dimaksud.

"Kami baru panggil programmer besok. Menginformasikan rumah sakit mana kosong, dan mana yang penuh," kata Jokowi di sela-sela kesibukannya.

Dengan membangun sistem online di RS, maka RS akan mudah membantu pasien mencari ruangan atau tempat rujukan ke RS lain. Sebab, sistem online memperkuat database sehingga informasi kapasitas ruangan rawat inap, khususnya di kelas III, dapat cepat diketahui.

"Misalnya di rumah sakit A ada tiga kamar, bapak ke rumah sakit B ada empat kamar," ujar Jokowi.

Sebelumnya, mantan Wali Kota Surakarta ini meminta waktu satu bulan untuk menyelesaikan pembangunan sistem yang mengintegrasikan semua rumah sakit di Jakarta. "Ya, beri waktu sebulan untuk penerapan," ujarnya.

Rencana Pemprov DKI memperkuat sistem di rumah sakit semakin bergelora pascameninggalnya Dera Nur Anggraini, bayi berusia empat hari. Dera meninggal dunia setelah gagal mendapat rumah sakit rujukan atas penyakit yang dideritanya.

Selain membangun sistem online, Pemprov DKI juga berupaya menambah fasilitas kelas III di rumah sakit, dan penambahan fasilitas lain seperti ruang ICU dan NICU (untuk bayi).

Berita terkait, baca:

100 HARI JOKOWI-BASUKI

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau