Jelang milan vs barcelona

Balotelli Berkali-kali Coba Gabung ke Barcelona

Kompas.com - 21/02/2013, 01:11 WIB

MILAN, KOMPAS.com — Presiden Barcelona Sandro Rosell mengungkapkan, Mario Balotelli pernah mencoba bergabung dengan timnya berkali-kali. Ia pun menyatakan kekagumannya terhadap Stephan El Shaarawy dan setengah khawatir dengan AC Milan.

"Balotelli pernah mencoba masuk ke Barcelona berkali-kali dan saya tak tahu apakah ia bisa bermain bagus melawan tim yang dulu dia berambisi untuk masuk menjadi salah satu skuadnya. Salut untuk Milan yang akhirnya mendapatkannya," sebut Rosell, Rabu (20/2/2013).

Faktanya, SuperMario tak akan tampil karena telah membela Manchester City di Liga Champions musim ini. Namun, bukan berarti problem Barca dan Rosell selesai.

"Saya tak bisa bersantai menghadapi laga malam ini. Pertandingan melawan Milan selalu ketat," sambungnya. "Rossoneri telah menorehkan sejarah penting, sementara kami punya catatan tanpa cacat untuk para petinggi mereka. Saya pikir, pertandingan malam ini tak akan menentukan siapa yang bakal lolos. Semuanya akan dipastikan dalam partai di Camp Nou."

Di lain pihak, Milan belum pasti bakal menurunkan El Shaarawy. Bomber berusia 20 tahun itu masih bermasalah dengan lututnya. Sudah jadi rahasia umum kalau Rosell mengagumi Sang Firaun Kecil.

"Saya tak bisa mengatakan Barcelona menyukainya, tetapi dalam kapasitas personal, saya akui hal tersebut. Namun, bukan berarti kami akan membelinya karena negosiasi dengan Adriano Galliani dan Umberto Gandini (dua petinggi Milan) bakal berjalan sangat rumit," tegas Rosell.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau