Deddy Mizwar: 24 Februari, Tidak Ada yang Dimuliakan atau Dihinakan

Kompas.com - 21/02/2013, 03:01 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com — Calon wakil gubernur Jawa Barat pendamping petahana Ahmad Heryawan, Deddy Mizwar, menyebut semua kandidat yang berlaga di Pemilu Gubernur Jawa Barat 2013 adalah orang-orang terpilih. Dia menegaskan, apa pun hasil pemilu kepala daerah ini nanti, bukanlah semata persoalan menang dan kalah.

"Kami semua adalah orang-orang terpilih di sini. Saatnya rakyat menentukan pilihannya pada 24 Februari nanti, siapa yang lebih dipercaya memimpin Jawa Barat lima tahun ke depan," tegas Deddy seusai debat kandidat di Bandung Convention Center (BCC), Bandung, Rabu (20/2/2013) malam. Dia pun menegaskan, siapa pun yang terpilih nanti bukanlah penguasa, melainkan pelayan masyarakat untuk lima tahun ke depan.

"Bukan siapa yang menang atau siapa yang kalah, tapi (siapa) yang lebih dipercaya. Kami tidak ingin ada yang dimuliakan atau dihinakan," ujar Deddy. Karenanya, bila dia dan Heryawan dipercaya memimpin Jawa Barat, pelayanan adalah janji yang akan mereka tunaikan, baik di bidang pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, sampai ke pembangunan infrastruktur perdesaan.

Pemilu Gubernur Jawa Barat akan digelar Minggu (24/2/2013). Lima pasangan kandidat bakal berlaga. Mereka adalah Dikdik Maulana Arif Mansur-Cecep Nana Suryana Toyib, Irianto MS Syafiudin-Tatang Farhanul Hakim, Dede Yusuf-Lex Laksamana, Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar, dan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki.

Berita terkait dapat dibaca dalam topik: Jabar Satu

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau