Polisi Buru Pelempar Molotov Rumah Timses Heryawan

Kompas.com - 21/02/2013, 18:03 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com -- Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat gencar memburu pelempar bom molotov ke rumah salah satu anggota tim sukses calon Gubernur dan Wakil Gubernur Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar di Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat pada Rabu (20/2/2013) tengah malam lalu.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jabar Komisaris Besar (Kombes) Pol Martinus Sitompul, Kamis (21/2/2013) mengatakan, pihaknya saat ini tengah memeriksa enam orang saksi yang berada sekitar di rumah korban bom molotov. Salah satunya termasuk pemilik rumah tersebut.

Martinus menjelaskan, berdasarkan keterangan para saksi, sebelumnya ada tiga orang mengendarai motor dengan berboncengan mendekati rumah korban. Kemudian menyusul dua orang yang sama-sama mengendarai sepeda motor, lalu salah satunya melemparkan bom molotov ke rumah salah satu anggota Timses Heryawan-Deddy.

"Salah satu dari dua orang itulah yang diduga melempar bom. Belum diketahui percis siapa pelaku pelempar bom tersebut, karena pada saat kejadian itu saksi sangat minim," kata Martinus di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat, Kamis, (21/2/2013).

Namun Martinus menjelaskan ada 5 orang yang terlibat dalam peristiwa ini. "Siapa dua orang itu, dan siapa tiga orang yang sebelumnya ada. Ini yang kita dalami penyelidikannya," tegasnya.

Menurutnya, sejauh ini, berdasarkan keterangan para saksi, polisi sudah mengantongi jejak pelaku, yakni data plat nomor motor yang digunakan pelaku saat melakukan tindak kriminal tersebut.

"Kita cari pelakunya, mudah-mudahan pelakunya segera kita tangkap," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, rumah milik anggota tim sukses pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar di kawasan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dilempar bom molotov oleh orang tidak dikenal.

"Ya, benar, kejadiannya tengah malam tadi, di rumah salah satu tim sukses kami yang ada di Indramayu," kata Ketua Tim Sukses Pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar, Imam Budi di Bandung, Rabu (20/2/2013).    

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau