Empat Bayi Gizi Buruk Dirawat RSUD Cengkareng

Kompas.com - 21/02/2013, 18:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Empat orang bayi di bawah tiga tahun penyandang gizi buruk mendapatkan perawatan di RSUD Cengkareng, Jakarta Barat. Mereka dirawat karena berat badannya di bawah ukuran normal bayi.

"Kalau sekarang sudah ditangani oleh dokter spesialis dan ahli gizi. Mereka mengalami kekurangan gizi, di antaranya karena kelainan, seperti radang paru-paru dan gangguan pencernaan," kata Kepala Pelayanan RSUD Cengkareng Budiman, Kamis (21/2/2013).

Budiman menyatakan, bayi penyandang gizi buruk biasanya hanya ditangani oleh puskesmas ataupun posyandu setempat. Namun, jika bobot tubuhnya turun dan mengalami komplikasi penyakit lain, bayi tersebut harus mendapatkan penanganan khusus dari RSUD.

Keempat bayi penyandang gizi buruk itu bernama Fathur Rahman (1 tahun), Alysha Noer Shafa (4 bulan), Dony Priyanto (8 bulan), dan Yoga Saputra (7 bulan). Saat ini mereka dirawat di ruang Sirsak lantai 5 RSUD Cengkareng.

Siti Komariyah (28), orangtua dari Fathur Rahman, mengatakan, anak keduanya tersebut memiliki flek di dalam paru-parunya. Bobot tubuh Fathur hanya 8 kg dan tidak bisa dianggap normal di usia 1 tahun. "Waktu lahir enggak kurus banget seperti ini, tapi enggak ditimbang soalnya kan melahirkannya di dukun dan enggak ada timbangan," kata Komariyah.

Komariyah mengatakan, putranya sudah sering bolak-balik ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Saat usianya menginjak 5 bulan, Fathur pernah dirawat di ruangan ICU RSUD Cengkareng karena kondisinya yang lemah.

Komariyah mengatakan, pada umumnya bayi usia 1 tahun sudah bisa berjalan, tetapi Fathur hanya bisa tengkurap. Itu pun tidak bisa lama karena dia langsung menangis karena merasakan sakit pada tubuhnya. Setelah mendapatkan rujukan dari Puskesmas Cikoang, Kalideres, Fathur segera mendapatkan perawatan di RSUD Cengkareng.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau