Oknum Anggota Polsek Tompobulu Makassar Positif "Nyabu"

Kompas.com - 21/02/2013, 23:51 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com - Setelah penyidik Polsekta Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan, menetapkan Brigpol Andi Fajar, anggota Polsek Tompobulu, Kabupaten Gowa, sebagai tersangka judi togel alias kupon putih, Fajar juga dinyatakan positif mengomsumsi narkotika jenis sabu.

"Setelah dilakukan tes urine di Laboratorium Forensik Polri Cabang Makassar, hasilnya positif menggunakan narkoba," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulselbar, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Endi Sutendi, Kamis (21/2/2013). Dia mengatakan polisi akan melakukan gelar perkara terkait kepemilikan narkoba, karena tak satu pun tersangka mengakui kepemilikan barang bukti yang disita.

Endi menambahkan, polisi juga masih butuh tambahan alat bukti lain dengan tak ada satu pun tersangka mengakui kepemilikan alat bukti yang disita itu. Fajar ditangkap saat bermain judi togel di rumahnya, Perumahan Bumi Permata Sudiang 2, tepatnya di belakang SD Laikang, Sabtu (16/2/2013). DIa ditangkap bersama pacarnya, Adel, dan temannya, Adam.

Dalam pemeriksaan Adel tidak terbukti menggunakan sabu sehingga dilepas dan hanya dijadikan sebagai saksi. Dari penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti berupa kupon putih, buku rekapan kupon putih, dan uang tunai senilai Rp 5,.57 juta, serta 10 sachet plastik kecil yang diduga bekas sabu dan alat isap pipet.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau