Banyak SMK yang Tak Mendaftar SNMPTN

Kompas.com - 22/02/2013, 17:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dari 13.000 sekolah yang siswanya tidak mendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) ini, sebagian besar adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aaliyah (MA). Ketua Umum Panitia Pelaksana SNMPTN 2013, Akhmaloka, mengatakan bahwa pihaknya belum melihat detail penyebab banyaknya sekolah yang siswanya tidak ikut SNMPTN.

Namun melalui pengamatan panitia, kebanyakan adalah SMK dan MA yang tidak masuk dalam Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) yang merupakan salah satu syarat agar siswa dapat ikut SNMPTN.

"Yang banyak tidak masuk itu SMK. MA juga sedikit yang masuk. Kalau untuk SMA sudah 70 persen yang terdaftar," kata Akhmaloka kepada Kompas.com, Jumat (22/2/2013).

"Kalau dari jumlahnya naik dua kali lipat dari 7000 hingga 14.000 sekolah. Ini sudah luar biasa," ujar Akhmaloka.

Sedikitnya SMK yang memasukkan data dalam PDSS ini dikarenakan banyak siswanya yang tak berminat masuk ke universitas negeri yang ditawarkan pada SNMPTN. Biasanya, para siswa SMK ini bertujuan untuk melanjutkan pendidikan ke politeknik baik negeri maupun swasta.

"Kalau politeknik ini beda lagi. Tidak bisa melalui SNMPTN. Itu salah satu yang membuat banyak SMK tidak masuk," ungkap Akhmaloka.

Sementara bagi SMA yang tidak mendaftar, ditengarai adanya keraguan dari pihak sekolah dan para siswanya apakah mampu menembus persaingan SNMPTN. Meski biaya pendaftaran digratiskan, sekolah tersebut tetap berpikir ulang saat akan memasukkan data ke PDSS.

"Kami inginnya 100 persen. Tapi memang ada sekolah-sekolah yang kurang percaya apakah anaknya bisa masuk karena saingan sekolahnya beragam. Aspek seperti ini yang akhirnya membuat sekolah ragu mendaftar," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, dari sebanyak 27.630 SMA/SMK/MA hanya 14.680 sekolah yang siswanya mendaftar ikut SNMPTN. Sementara 13.000 sisanya kemungkinan tidak terdaftar dalam PDSS sehingga siswanya tidak bisa mendaftar SNMPTN 2013 yang memang mengharuskan sekolah untuk memasukkan sekolahnya dalam PDSS.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau