"Tak Ada Permainan dalam Anggaran Kurikulum"

Kompas.com - 23/02/2013, 18:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengakui adanya perubahan anggaran Kurikulum 2013 beberapa kali. Namun, pihak kementerian membantah adanya permainan anggaran dalam perubahan anggaran seperti yang diduga oleh sejumlah pihak selama ini.

Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim mengatakan bahwa perubahan anggaran terkait dengan pengadaan buku dan pelatihan guru untuk kurikulum yang akan dijalankan pada pertengahan Juli mendatang.

"Memang berbeda karena kalau dari segi buku ada jumlah halaman buku yang ikut berubah. Kalau dummy buku sudah jadi, semuanya jelas," kata Musliar di Jakarta, Jumat (22/2/2013).

Seperti diketahui, terkait masalah pengadaan buku sempat disinggung oleh Panitia Kerja (Panja) Kurikulum DPR karena harga satuan buku mencapai Rp 42.000. Padahal, seorang pengamat pendidikan yang juga memahami seluk-beluk pengadaan buku mengatakan harga satuan buku umumnya hanya sekitar Rp 5.000 dengan kualitas kertas yang bagus.

Pihak kementerian ternyata tak tinggal diam dan segera memeriksa terkait pengadaan buku tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan dan penghitungan ulang, didapati harga satuan buku sekitar Rp 8.000 saja dengan jumlah eksemplar yang lebih banyak. Ini sudah dengan kualitas kertas yang bagus dan isi buku yang berwarna untuk jenjang sekolah dasar.

Ia juga menjelaskan bahwa pengadaan buku dan pelatihan guru ini sebenarnya selalu masuk dalam anggaran tahunan pemerintah, tetapi sifatnya general. Saat ada perubahan kurikulum, pengadaan buku dan pelatihan guru pun membutuhkan biaya tambahan.

"Seperti yang pernah diterangkan ada anggaran melekat yang ada atau tidak ada kurikulum baru, ya anggaran itu ada. Kemudian anggaran tambahan yang memang ada untuk kurikulum baru," kata Musliar.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau