Rieke Pakai Baju Kotak-kotak ke TPS

Kompas.com - 24/02/2013, 09:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur Jawa Barat Rieke Dyah Pitaloka memakai baju hitam kotak-kotak yang merupakan ciri dari pasangan Cagub-cawagub Rieke-Teten. Dia memberikan suaranya di TPS 20 Posyandu Melati Jl Ahmad Dahlan, Kukusan, Depok, Jawa Barat.

Rieke datang ke TPS bersama dengan suaminya, Donny Gahral Adian. Setelah memberikan suaranya, dia menyatakan terus optimis sambil menunggu hasil Pilgub Jawa Barat.

"Kita sudah lakukan usaha secara maksimal dan semoga hasilnya juga yang terbaik. Yang penting berjuang," kata Rieke, Minggu (24/2/2013) pagi.

Aktris yang melejit melalui tokoh Oneng dalam sitkom Bajaj Bajuri ini pun meyakini kecerdasan masyarakat Jawa Barat untuk menentukan pilihan tanpa dipengaruhi politik uang.

"Masyarakat Jabar pasti sudah memahami bahwa lima menit di TPS menentukan lima tahun untuk masa depan Jabar," jelas Rieke.

Setelah memberikan suara, Rieke dan suaminya meninggalkan TPS menuju kediamannya. Rieke direncanakan menunggu penghitungan suara di Jl Buah Batu, Bandung, Jawa Barat, pukul 16.00 sore nanti.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau