Dede Yusuf Menang di TPS SBY

Kompas.com - 24/02/2013, 14:23 WIB

BOGOR, KOMPAS.com - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf-Lex Laksamana unggul dalam perolehan suara di TPS 05 Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (24/2/2013) siang. Dede unggul dengan perolehan 143 suara.

Di bawah Dede, menyusul pasangan calon Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar dengan perolehan suara 89. Sementara di tempat ketiga yakni pasangan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki dengan 20 suara . Di urutan terakhir yakni pasangan Dikdik M Arief Mansur-Cecep Nana Suryana Toyib dengan 5 suara dan Irianto MS Syafiuddin-Tatang Farhanul dengan 5 suara. Sebanyak tiga kertas suara dinyatakan tidak sah.

Total ada 265 warga yang menggunakan hak pilihnya dari 328 warga yang terdaftar di TPS ini. Penghitungan suara yang sempat diulang ini pun akhirnya disepakati para saksi setiap calon.

Adapun Dede-Lex menang di TPS tempat keluarga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Jawa Barat. Dede-Lex sendiri disokong oleh empat partai besar yakni Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional, dan Partai Kebangkitan Bangsa.

Pasangan Dede-Lex merupakan salah satu kandidat terkuat dalam Pilkada Jawa Barat. Pasalnya, pasangan ini didukung empat partai besar. Namun, elektabilitas Dede-Lex sempat diprediksi terganggu setelah Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum ditetapkan sebagai tersangka dan akhirnya menyatakan mundur dari partai itu.

Meski begitu, Dede mengaku tidak terpengaruh. Ia pun mengaku tidak terlalu mengiku perkembangan berita saat ini. "Saya kan sekarang ini lebih mengurusi Jabar, berhadapan dengan masyarakat. Jujur saja, secara pribadi saya tidak pernah mengikuti," ucap Dede kemarin. Dede pun yakin kasus Anas tidak akan mempengaruhi suara dukungan warga Jabar. Pasalnya, warga Jabar memilih sosoknya, bukan parpol pengusung.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau