Bankir: Peluang Agus Marto Jadi Gubernur BI Besar

Kompas.com - 25/02/2013, 09:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Ikatan Bankir Indonesia (IBI) Zulkifli Zaini menilai, peluang Agus Martowardojo menjadi Gubenur Bank Indonesia (BI) sangat besar. Hal ini berdasarkan pada pengalaman Agus di sektor keuangan.

"Kami tentu bangga bila Pak Agus dicalonkan menjadi Gubernur BI. Beliau sangat memahami dan memiliki pengalaman panjang di sektor keuangan," kata Zulkifli kepada Kompas.com di Jakarta, Senin (25/2/2013).

Zulkifli mengatakan, pencalonan Agus Marto menunjukkan bahwa Presiden percaya Agus memiliki kredibilitas tinggi bukan hanya di dalam negeri, melainkan juga dengan otoritas moneter di luar negeri.

Menurut Direktur Utama Bank Mandiri ini, dengan kredibilitas tersebut, keinginan-keinginan perbankan di dalam negeri bisa tersalurkan melalui Gubernur BI, termasuk mengenai pendirian kantor cabang di luar negeri. Bank Mandiri berharap asas resiprokal dengan negara lain berlaku.

Sampai saat ini, upaya bank beraset terbesar di Indonesia ini terganjal oleh aturan bank sentral di negeri tetangga sehingga upaya tersebut selalu gagal. Padahal, bank asing dengan mudahnya membuka kantor cabang di dalam negeri. Visi misi inilah yang akan dibawa dan diharapkan Zulkifli kepada calon Gubernur BI nanti.

"Kendati demikian, kami menyerahkan sepenuhnya keputusan akhir ke DPR terkait pemilihan ini," tambahnya.

Sekadar catatan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hanya mengusulkan calon tunggal Agus Martowardojo sebagai calon Gubernur BI periode 2013-2018. Esok, rapat sidang paripurna akan mengumumkan soal pencalonan Agus ini di DPR.

Ikuti perkembangannya di Topik Suksesi Gubernur BI

Baca Berita lain:
Jadi Calon Gubernur BI, Agus Marto Tetap Menkeu
Demokrat Butuh 27 Suara untuk Loloskan Agus
DPR Ragukan Agus Marto Jadi Calon Tunggal Gubernur BI


 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau