Yogyakarta

Maret, Kendaraan Dinas Dilarang Pakai Solar Subsidi

Kompas.com - 25/02/2013, 16:36 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com -- Mengacu pada peraturan Menteri ESDM Nomor 1/2013 tentang Pengendalian Penggunaan BBM, PT Pertamina menyiapkan empat stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) penyedia solar nonsubsidi untuk wilayah Sleman. Khusus di Sleman, empat SPBU solar nonsubsidi rencananya akan ditempatkan di Adisucipto, Prujakan, Maguwoharjo, dan Gamping.

Sales Representative Retail Pertamina Region IV, Fanda Chrismianto mengatakan, pengoperasian SPBU itu mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 1/2013 tentang Pengendalian Penggunaan BBM.

"Mulai 1 Maret 2013 seluruh kendaraan dinas di DIY dilarang menggunakan solar bersubsidi. Tapi ada pengecualian untuk kendaraan pemadam kebakaran, truk sampah, mobil jenazah dan ambulans," terangnya, Senin (25/2/2013).

Ia menjelaskan, selain kendaraan dinas, aturan juga berlaku untuk truk pengangkut hasil perkebunan, pertambangan, dan kehutanan, kecuali usaha yang dikelola rakyat.

Sementara itu, Wakil Ketua Hiswana Migas DIY, Dwi Tjahjono menambahkan, pihaknya menjamin tidak akan ada akal-akalan. Pembelian solar subsidi menggunakan jerigen hanya akan dilayani jika bisa menunjukkan surat rekomendasi dari dinas terkait.

"Kami jamin tidak akan ada akal-akalan. Setiap SPBU akan ditempeli stiker bergambar kendaraan-kendaraan yang dilarang menggunakan solar bersubsidi sehingga petugas SPBU akan lebih cermat," paparnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setda Sleman, AA Ayu Laksmidewi mengatakan, sampai saat ini belum ada pembahasan tentang hal itu.

"Mungkin nanti akan dimasukkan dalam anggaran belanja tambahan. Tapi jika dana terlalu besar, barangkali volumenya yang akan dikurangi," tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau