Israel-palestina

Roket Palestina Hantam Israel Selatan

Kompas.com - 26/02/2013, 13:36 WIB

JERUSALEM, KOMPAS.com — Sebuah roket ditembakkan dari Jalur Gaza, Selasa (26/2/2013) pagi, dan menghantam kawasan di luar kota Ashkelon, Israel selatan. Ini adalah serangan roket pertama sejak gencatan senjata pada November 2012.

"Serangan roket menghantam dekat Ashkelon dan mengakibatkan kerusakan di jalan raya. Tak ada korban manusia dalam serangan ini," kata juru bicara kepolisian Micky Rosenfeld.

Serangan roket ini adalah yang pertama sejak berakhirnya operasi militer Israel di Jalur Gaza, November 2012. Saat itu, lebih dari 1.000 roket ditembakkan dari Jalur Gaza ke Israel.

Setelah operasi militer delapan hari yang menewaskan 177 warga Palestina—yang sebagian besar adalah warga sipil—dan enam warga Israel, kedua negara akhirnya sepakat untuk melakukan gencatan senjata pada 21 November 2012.

Serangan roket ini terjadi di tengah memanasnya hubungan Israel-Palestina menyusul kematian seorang tahanan Palestina di penjara Israel pada akhir pekan lalu. Palestina menuduh Israel menyiksa tahanan itu hingga tewas.

Akibatnya, ribuan orang yang mendatangi pemakaman Arafat Jaradat (30)—tahanan yang tewas di Israel—menyerukan aksi membalas kekejaman Israel.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau