Bos Nokia Yakin Windows Phone Bakal Kalahkan Android

Kompas.com - 28/02/2013, 17:00 WIB

KOMPAS.COM/YUNANTO WIJI UTOMO Stephen Elop, CEO Nokia.

KOMPAS.com — Jumlah pangsa pasar yang dimiliki oleh Windows Phone saat ini memang masih sangat kecil. Lembaga riset International Data Corporation (IDC) mencatat, pada akhir tahun 2012 lalu, pangsa pasar sistem operasi mobile buatan Microsoft tersebut hanya mencapai 2,6 persen secara global.

Ya, nilai tersebut memang sangat kecil apabila dibandingkan dengan Android yang mencapai 68,3 persen dan iOS dengan 18,8 persen. Namun, banyak pihak yang optimistis Windows Phone akan bangkit dan menjadi nomor satu dalam beberapa tahun mendatang.

Salah satu yang percaya akan hal tersebut adalah Stephen Elop, CEO Nokia. Kepada jurnalis Bloomberg, Elop menyampaikan tanggapan soal masa depan Windows Phone. Ia memprediksi Windows Phone akan menjadi nomor satu di masa mendatang.

"Ini (Windows Phone) bisa saja menjadi sistem operasi mobile terbesar di dunia," kata Elop.

Meski begitu, Elop sadar benar, dari sudut pandang perusahaan Nokia, ada banyak hal yang harus dilakukan terlebih dahulu untuk menjadikan Windows Phone sebagai nomor satu. Salah satunya, Nokia harus bekerja sama lebih erat dengan Microsoft.

"Kami punya banyak pekerjaan untuk dilakukan, bersama-sama dengan Microsoft, untuk membuat hal tersebut terjadi," jelas Elop.

Dikutip dari Neowin, Kamis (28/2/2013), saat ditanya mengenai prediksi kapan cita-cita tersebut dapat terwujud, Elop menjelaskan bahwa mereka sudah memiliki target secara internal, tetapi menolak untuk mengungkapkan target pastinya.

Beberapa lembaga survei sendiri, termasuk IDC, sudah memproyeksikan peningkatan yang akan dialami oleh Windows Phone di masa yang akan datang. Namun, peningkatan tersebut tetap saja tidak akan mendongkrak Windows Phone ke posisi pertama.

Menurut prediksi IDC, pada tahun 2016 mendatang, pangsa pasar Windows Phone akan mencapai posisi ketiga dengan 11,4 persen.

Jadi, dapatkah Windows Phone menjadi penguasa dunia smartphone di masa yang akan datang, melampaui Android dan iOS? Kita tunggu saja.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau