Bbm subsidi

Solar Langka di Beberapa Daerah

Kompas.com - 01/03/2013, 02:44 WIB

Jakarta, Kompas - Sebagian stasiun pengisian bahan bakar untuk umum di Kota Padang, Sumatera Barat, dan di Batam sejak dua hari lalu mengalami kelangkaan solar bersubsidi. Hal itu terpantau di dua SPBU di Jalan Perintis Kemerdekaan dan Jalan Sawahan yang memasang pengumuman stok bahan bakar jenis solar bersubsidi habis.

Sejumlah kendaraan bermesin diesel yang hendak mengisi bahan bakar di dua SPBU tersebut terpaksa memutar arah mendapati stok solar yang habis. Asisten Pengawas SPBU 14 251 519 di Jalan Sawahan, Basri, Kamis (28/2), mengatakan, pasokan solar bersubsidi yang datang ke SPBU itu kini lebih cepat habis.

Jika sebelumnya satu tangki BBM solar bersubsidi dengan kapasitas 14.000 liter cukup untuk melayani permintaan sekitar tiga hari, dalam beberapa hari belakangan hanya cukup untuk satu hari. ”Dalam satu minggu, pasokan solar datang dua kali atau tiga kali,” kata Basri.

Akan tetapi, sejumlah SPBU lain, seperti yang berada di Jalan Batang Arau dan Jalan Ir H Juanda, terlihat melayani pembelian solar.

Asisten Customer Relations PT Pertamina Marketing and Trading Region 1, yang membawahkan Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, Sonny Mirath saat dihubungi pada hari yang sama mengatakan, kekurangan pasokan solar bersubsidi itu terkait dengan aturan mengenai pengendalian penggunaan BBM.

Dari Batam, Kepulauan Riau, dilaporkan, sebanyak 20 dari 35 SPBU di Batam mengumumkan kehabisan solar bersubsidi sejak Senin.

Sementara itu, anggaran dalam APBD Kota Salatiga, Jawa Tengah, untuk pembelian bahan bakar minyak untuk mobil dinas tahun 2013 membengkak. Agar beban APBD tak terlalu berat, Pemerintah Kota Salatiga melakukan penghematan.

Wali Kota Salatiga Yulianto mengatakan, anggaran untuk BBM pasti naik karena harga BBM non-bersubsidi dua kali lipat lebih tinggi dari BBM bersubsidi. Namun, tidak ada perubahan dalam volume BBM yang direncanakan. (RAZ/INK/UTI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau