Inflasi Februari 0,75 Persen

Kompas.com - 01/03/2013, 09:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Laju inflasi bulan ini terbilang tinggi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi Februari 2013 mencapai 0,75 persen.

"Inflasi Februari 2013 sebesar 0,75 persen. Ini cukup tinggi dalam 10 tahun terakhir," kata Kepala BPS Suryamin di kantornya, Jakarta, Jumat (1/3/2013).

Suryamin mengatakan, inflasi tahun kalender Februari 2013 sebesar 1,79 persen, inflasi tahunan (yoy) 5,31 persen, inflasi inti 0,3 persen, dan inflasi inti tahunan 4,29 persen.

Inflasi tahunan ini memang lebih tinggi dibanding bulan lainnya, tetapi belum dianggap mengkhawatirkan meski sudah melampaui target inflasi tahunan dari pemerintah.

"Ini hanya bulanan, tapi nanti jika dihitung tahunan akan mengecil," tambahnya.

Suryamin menyebut, kenaikan inflasi ini disebabkan pembatasan beberapa komoditas kita ke negara asing. Begitu juga kebijakan pengetatan impor barang-barang hortikultura sehingga menyebabkan harga komoditas itu naik.

Untuk inflasi terendah terjadi di Banda Aceh 1,83 persen dan tertinggi di Pangkal Pinang 7 persen.

Adapun sumber utama penyebab inflasi adalah bahan makanan mencapai 2,08 persen, bahan makanan, minuman, rokok dan tembakau 0,47 persen, perumahan, listrik, dan air sebesar 0,82 persen, dan kesehatan 0,56 persen.

Dari 60 kota Indeks Harga Konsumen, 60 kota terjadi inflasi dan 6 kota terjadi deflasi. Inflasi tertinggi di Jayapura 3,15 persen dan Lhokseumawe 1,78 persen. Sementara inflasi terendah di Sibolga 0,12 persen, sedangkan untuk deflasi terjadi di Ambon (2,29 persen) dan Maumere (0,92 persen).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau