Pergantian paus

Para Kardinal Akan Tentukan Jadwal Konklaf

Kompas.com - 01/03/2013, 20:40 WIB

VATICAN CITY, KOMPAS.com — Para kardinal dari seluruh dunia, Jumat (1/3/2013), diundang untuk menentukan jadwal digelarnya konklaf untuk mencari pengganti Paus Benediktus XVI yang mengundurkan diri.

Pemimpin College of Cardinals, Angelo Sodano, mengirim undangan untuk menghadiri "kongregasi pra-konklaf" yang akan digelar pada Senin (4/3/2013) pukul 09.30 waktu setempat.

Saat semua kardinal sudah berkumpul di Vatikan maka mereka baru akan menentukan tanggal dilakukannya sidang konklaf untuk mencari pemimpin 1,2 miliar umat Katolik sedunia.

Sesuai aturan, hanya para kardinal yang berusia di bawah 80 tahun yang mempunyai hak memilih. Sebanyak 115 orang kardinal akan menggelar konklaf di Kapel Sistine yang terkenal dengan lukisan dinding karya Michaelangelo pada pekan pertama Maret.

Salah satu putusan terakhir Benediktus XVI adalah mempersilakan para kardinal untuk memajukan jadwal konklaf. Secara tradisional, konklaf digelar 15-20 hari setelah kursi paus kosong. Pertimbangan untuk mempercepat konklaf karena tidak ada masa berkabung saat ini di Vatikan.

Pertemuan awal para kardinal nantinya juga diharapkan bisa mengerucutkan nama para kandidat potensial untuk menjadi paus yang baru sebelum konklaf digelar.

Di antara para kandidat kuat terdapat Uskup Agung Milan, Kardinal Angelo Scola (72), dan mantan Uskup Agung Quebec, Marc Ouellet (67).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau