Susul Hary Tanoe, Hanura Malang 'Kebanjiran' Bacaleg

Kompas.com - 03/03/2013, 12:33 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Bergabungnya Hary Tanoesoedibjo dalam Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) membuat warga Kota Malang tertarik bergabung dalam partai yang dipimpin Wiranto itu. Salah satu buktinya adalah pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg), Hanura Kota Malang  yang membanjir.

Sebelum Hary Tanoe bergabung ke Hanura, warga Malang yang mendaftar bacaleg bisa dihitung jari. Namun, saat ini sudah positif ada 84 bacaleg yang mendaftar ke DPC Hanura Kota Malang.

"Yang dari luar partai sebanyak 48 dan internal parta sendiri ada 36 kader," kata Ketua DPC Partai Hanura, Ya'qud Ananda Gudban, usai membuka acara rapat koordinasi kerja (Rakorcab) di Hotel Montana, Kota Malang, Minggu (3/3/2013).

Membludaknya pendaftaran Bacaleg itu, kata Ya'qud, memang tak bisa terlepas dari faktor bergabungnya Hary Tanoe ke Hanura. "Awalnya, sesuai KTA (Kartu Tanda Anggota) Partai Hanura, di Kota Malang hanya punya kader 1.700 kader. Tapi saat ini naik menjadi 50 persen dari kader awal. Setelah ditanya, banyak yang mengaku karena ada Pak Hary Tanoe di Hanura," kata Ya'qud.

Pendaftaran Bacaleg sudah ditutup pada 8 Februari lalu. "Saat ini perkenalan sekaligus launching bacaleg, baik untuk bacaleg DPRD, wilayah, maupun DPR RI. Kita juga melakukan rapat kerja bersama kader. Dalam acara itu juga dihadiri kader dari para pedagang asongan yang rela bergabung ke Hanura," katanya.

Hanura bangga, kata Ya'qud. Sebab, bergabungnya para kaum perempuan untuk menjadi bacaleg. "Harus tidak ada dikotomi internal dan ekternal. Dan kami bangga kouta perempuan 30 persen sudah terpenuhi. Ada 38 persen dari bacaleg perempuan. Ini kemajuan luar biasa untuk Hanura," kata Ya'qud.

Pengurus DPC Hanura Kota Malang, ungkap Ya'qud, tinggal melakukan seleksi bagi bacaleg yang sudah mendaftar. "Sebelum diseleksi, dilaunching dulu, untuk diperkenalkan pada kader. Proses seleksinya, tim seleksi langsung turun ke lokasi. Untuk caleg DPRD syaratnya harus menyetorkan 150 KTA Hanura," kata Ya'qud.

Syarat tersebut menjadi ketetapan DPC Partai Hanura Kota Malang. Bukan syarat yang ditetapkan oleh DPP. "Yang sudah resmi bergabung ke Hanura, dari unsur kiai ada KH Mudjib Sadzili, bacaleg DPR RI, dan ada juga perwakilan dari antar gereja. Bahkan, dari rakyat biasa yang diusung masyarakat juga sudah mendaftar," kata Ya'qud.

Dia menambahkan, sosok Hari Tanoe di hati masyarakat memang menjadi magnet tersendiri. "Pak Hary Tanoe adalah sosok politisi muda yang membawa misi perubahan untuk bangsa ini. Beliau cukup membawa magnet tersendiri bagi warga Malang untuk bergabung ke Hanura dan siap menjadi wakil rakyat yang betul-betul membawa misi hati nurani rakyat," kata Ya'qud.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau