Jelang sidang konklaf

Para Kardinal Sudah Berkumpul di Vatikan

Kompas.com - 04/03/2013, 12:05 WIB

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Para Kardinal Gereja Katolik Roma dari seluruh dunia dijadwalkan bertemu di Roma (4/3/2013) dalam rangkaian proses pemilihan Paus yang baru.

Sidang para kardinal, dinamai Kolese Kardinal, ini akan bertemu secara rutin setiap hari untuk menyelenggarakan sebuah sidang konklaf yang kelak akan menentukan siapa paus terpilih berikutnya.

Proses pemilihan dilangsungkan setelah Paus Benediktus XVI mundur hampir delapan tahun setelah dipilih untuk menjadi gembala dari 1,2 miliar umat katolik dunia.

Paus Benediktus adalah pimpinan tertinggi umat katolik yang mengundurkan diri untuk pertama kalinya dalam 600 tahun terakhir.

Pada pertemuan menjelang konklaf pertama ini, rapat akan dipimpin Pemimpin Kolese Kardinal, Kardinal Angelo Sodano.

Para kardinal -atau kerap disebut para 'pangeran' Gereja- akan membicarakan tantangan masa depan yang dihadapi Gereja Katolik dan secara rahasia akan mulai menimbang siapa yang layak jadi kandidat paus baru.

Sementara sidang konklaf -yang nanti diselenggarakan di Kapel Sistine- diperkirakan akan berlangsung pekan depan.

Pensiun di Vatikan

Ada 115 kardinal yang memiliki hak pilih, mereka yang usianya dibawah 80 tahun akan ikut serta dalam sidang konklav, berharap dapat menunjuk seorang Paus baru secara resmi sebelum dilangsungkannya Minggu Agung.

Ritual Minggu Agung dimulai Minggu Palem pada 24 Maret dan puncaknya pada hari Paskah pada hari Minggu berikutnya.

Paus Benediktus (85) sudah resmi mundur dari jabatannya pada pukul 20:00 waktu Vatikan pada hari Jumat (1/3).

Dia meninggalkan Vatikan dengan iringan motor sebelum diterbangkan dengan helikopter ke tempat peristirahatan Paus di Kastil Gandolfo, dekat Roma.

Dia mengatakan akan memberikan "ketaatan dan pengabdian tanpa syarat" pada penerusnya.

Mantau Paus asal Jerman itu selanjutnya akan tetap dikenal dengan nama Benediktus XVI, dengan gelar baru 'paus emeritus'.

Selanjutnya dia akan menjalani masa pensiun dan tinggal di sbeuah bukit di Kota Vatikan.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau