JAKARTA, KOMPAS.com — Langkah Tim Pengawas Kasus Bank Century yang datang ke rumah Anas Urbaningrum dinilai hanya bertujuan mencari sensasi politik.
Tugas tim ini adalah mengawasi kerja KPK dalam mengusut kasus Bank Century, bukan "jalan-jalan" ke rumah Anas.
"Sangat disayangkan Timwas Century mencari sensasi politik. Penanganan kasusnya sudah diserahkan ke KPK, ke ranah hukum. Ternyata mereka memolitisasi lagi masalah ini," kata Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Denny Kailimang, Selasa (5/3/2013), di Jakarta.
Menurut Denny, kalau sudah memercayakan penanganan kasus Bank Century kepada KPK, biarkan KPK menyelesaikannya. "Jadi, Timwas ini mengawasi KPK. Penanganan kasusnya benar atau tidak, bukan malah jalan-jalan ke tempat Anas," tuturnya.
Sejumlah anggota Timwas Century DPR, antara lain Hendrawan Supratikno dan Fahri Hamzah, menemui Anas, mantan Ketua Umum Partai Demokrat, di kediamannya, Senin (4/13/2013).
Anas menyebut nama baru yang diduga mengetahui aliran dana talangan ke Bank Century.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang