Jelang sidang konklaf

Kapel Sistine Ditutup untuk Persiapan Konklaf

Kompas.com - 05/03/2013, 19:30 WIB

VATICAN CITY, KOMPAS.com — Mulai Selasa (5/3/2013), Vatikan menutup Kapel Sistine yang akan digunakan sebagai lokasi sidang konklaf untuk memilih paus baru pengganti Benediktus XVI yang mengundurkan diri.

Sidang konklaf diperkirakan akan digelar pekan depan meski tanggal pasti dari peristiwa penting itu belum diketahui. Kapel Sistine akan kembali dibuka setelah sidang konklaf berakhir.

Dengan ditutupnya Kapel Sistine, para wisatawan yang mengunjungi Vatikan tak bisa melihat lukisan dinding Michaelangelo yang terkenal itu. Namun, lokasi lain di Vatikan, seperti apartemen Borgia dan berbagai koleksi Gereja Katolik yang berharga, masih dapat dinikmati.

Konstitusi Gereja Katolik, yang juga mengatur soal konklaf, menyebutkan bahwa hanya pertemuan para kardinal yang bisa memerintahkan penutupan sementara Kapel Sistine untuk persiapan konklaf.

Sebanyak 115 kardinal berusia di bawah 80 tahun dari seluruh dunia akan berkumpul di Kapel Sistine untuk menentukan pemimpin Gereja Katolik yang baru. Mereka semua terikat sumpah untuk menjaga kerahasiaan proses pemilihan ini.

Di dalam kapel nantinya akan ditaruh sebuah tungku khusus. Tungku ini akan digunakan untuk membakar surat suara para kardinal seusai pemilihan. Jika asap hasil pembakaran berwarna putih berarti paus baru sudah terpilih. Jika berwarna hitam maka konklaf belum berhasil memilih paus baru.

Meski belum menentukan tanggal penyelenggaraan konklaf, Vatikan berharap pada perayaan Paskah akhir bulan ini umat Katolik sedunia sudah mendapatkan pemimpinnya yang baru.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau