Xperia Tak Ingin di Bawah Huawei dan ZTE

Kompas.com - 06/03/2013, 11:49 WIB

Sony Mobile Communications Sony Xperia Z

KOMPAs.com - Sony Mobile Communications tak puas diri menyandang gelar produsen ponsel pintar keempat terbesar di dunia versi lembaga riset IDC. Perusahaan Jepang ini ingin naik ke peringkat tiga di belakang Samsung dan Apple.

CEO Sony Mobile Communications Kunimasa Suzuki, optimis bisa menjual lebih dari 34 juta unit ponsel Android Xperia di dunia pada tahun fiskal 2013 yang dimulai 1 April nanti. Sony berusaha lepas dari bayang-bayang dua produsen ponsel China, yakni Huawei di peringkat tiga dan ZTE di peringkat lima.

Suzuki mengatakan dalam konferensi di Tokyo, Jepang, Senin (4/3/2013), Sony tetap konsisten menyediakan ponsel premium dan ponsel kelas menengah ke bawah berharga murah untuk pasar berkembang.

Di segmen premium, Sony mengandalkan Xperia Z yang sedang gencar dipromosikan secara global. Ia merupakan ponsel anti-air yang akan masuk pasar Indonesia sekitar pertengahan Maret 2013.

Seperti dikutip dari Bloomberg, Suzuki mengklaim Sony berhasil menjual 160.000 unit Xperia Z di Jepang dalam dua pekan sejak dilepas ke pasar pada 9 Februari 2013.

Menurut lembaga riset IDC, Sony duduk di posisi empat produsen ponsel global pada kuartal 4 tahun 2012 dengan pangsa pasar 4,5 persen. Jumlah itu naik dari periode yang sama tahun 2011 sebesar 3,9 persen.

Sementara itu, masih menurut IDC, Huawei meraih pangsa pasar 4,9 persen dan ZTE 4,3 persen pada kuartal empat tahun 2012.

Sebagai unit bisnis ponsel pintar, Sony Mobile Communications bersinergi dalam strategi "One Sony." Ini adalah tak-tik Sony dalam memperkuat tiga bisnis inti, yaitu digital imaging, game dan mobile.

Di kancah tablet, Sony mengandalkan Xperia Tablet Z. Produk berukuran 10 inci ini dibalut dalam desain yang tahan air dan tipis. Performanya juga mantap karena ditopang oleh prosesor quad-core.

Dalam pemasaran global, Sony juga mengampanyekan "Four Screen Strategy," di mana seluruh perangkat elektronik berlayar dari Sony dapat terhubung satu sama lain melalui jaringan nirkabel DLNA yang ada di ponsel pintar, tablet, televisi dan laptop Vaio. Berbagi layar ini menjadi ciri khas tersendiri bagi Sony untuk memberi pengalaman berbeda.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau