Kasus Seks Oral, Polisi Periksa Kepsek dan Dua Guru

Kompas.com - 06/03/2013, 14:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Polda Metro Jaya memanggil kepala sekolah (kepsek) dan dua orang guru dari bagian tata usaha SMA Negeri 22 Jakarta Timur, Rabu (6/3/2013). Pemanggilan itu terkait kasus seks oral yang dilaporkan siswi sekolah tersebut terhadap wakil kepala sekolahnya berinisial T. Mereka akan menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya oleh penyidik kepolisian.

"Hari ini kami periksa kepala sekolah, kemudian dua guru dari tata usaha berinisial A dan C," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Rabu.

Pemeriksaan tersebut, kata Rikwanto, akan digunakan untuk dikonfirmasikan dengan hasil penyidikan dari keterangan mereka yang sudah diperiksa sebelumnya. Polisi sendiri sudah memeriksa tiga orang, yakni MA (korban), T (terlapor), dan sebelumnya guru BP di sekolah tersebut.

"Nanti keterangan dari pada kepsek, guru, dengan keterangan dari saksi korban, dan guru BP, akan kami konfirmasikan kepada (hasil pemeriksaan) wakepsek," ujar Rikwanto.

Sementara itu, T, yang diperiksa selama 13 jam oleh penyidik kepolisian pada Selasa (6/3/2013) malam kemarin, masih berstatus saksi dalam kasus tersebut. Namun, kata Rikwanto, apabila keterangan T masih diperlukan, sewaktu-waktu T akan dipanggil kembali. "Jadi, tidak menutup kemungkinan wakepsek akan kami panggil lagi," kata Rikwanto.

Berita terkait, baca :

PELECEHAN SEKS DI SEKOLAH

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau