Jumlah Peserta UN Palangka Raya Naik 2,05 Persen

Kompas.com - 07/03/2013, 22:46 WIB

PALANGKA RAYA, KOMPAS.com - Jumlah peserta Ujian Nasional 2013 di Kota Palangka Raya meningkat dibanding 2012, sebesar 2,05 persen dari 11.317 menjadi 11.549 orang.

"Meski peningkatan tidak terlalu banyak pada tahun ini, namun dengan meningkatnya data peserta UN, membuktikan upaya kami untuk menuntaskan wajib belajar sudah bagus begitu juga dengan minat anak menempuh pendidikan sangat besar,"kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Palangka Raya, Ikhwanudin, Kamis (7/3/2013).

Dijelaskannya, saat ini semua sekolah sudah mempersiapkan secara matang siswanyasehingga pada pelaksanaan UN nanti anak-anak bisa menjawab materi yang diujikan.

Sejak memasuki tahun ajaran baru, memang sudah diimbau kepada semua sekolah untuk mempersiapkan jauh hari sebelum pelaksanaan baik dengan pengayaan, remedial ataupun metode yang dianggap sekolah bisa membuat pelajar sukses UN.

Salah satu upaya yang juga dilakukan baik Disdikpora maupun sekolah yakni dengan menyelenggarakan try out agar para siswa lebih siap dan tidak kagat sewaktu menempuh ujian, terlebih lagi soal "try out" tidak lepas dari kisi-kisi UN.

Tidak hanya persiapan yang dilakukan terhadap siswa, sekolah juga diberikan pemantapan dalam menghadapi UN, seperti adanya sosialisasi UN bagi kepala sekolah maupun pengawas sehingga didapat kesamaan persepsi dan informasi mekanisme UN.

Tak lupa ia mengingatkan seluruh pengawas UN, agar lebih ketat mengawasi pelaksanaan UN agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan seperti terjadinya kebocoran soal. "Anak-anak juga sebelum masuk hendaknya diperiksa terlebih dahulu dan hanya diperbolehkan membawa masuk alat tulis saja," katanya.

Ia bersyukur, pada penyelenggaran UN tahun lalu, di Palangka Raya tidak terjadi kebocoran soal dan pelaksanaan berjalan aman dan lancar, begitu juga yang diharapkannya saat pelaksanaan UN tahun ini.

Bagi para siswa juga diimbau agar mengurangi kegiatan yang tidak bermanfaat di luar rumah dan lebih memperbanyak belajar untuk memantapkan persiapan UN sehingga bisa lulus ujian.

Satu hal yang perlu diingat, katanya, karena pada tahun ini UN dipastikan lebih sulit lagi, lantaran setiap kelas ada 20 soal pembeda sehingga antara siswa tidak bisa menyontek.

Pada tahun ini, pelaksanaan UN bersamaan dengan ujian paket hanya waktunya saja yang berbeda, sehingga kemungkinan bagi siswa yang tidak lulus, bakal mengulang setahun lagi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau