Ditemukan Kartu Intelijen di Mobil Anak Buah Hercules

Kompas.com - 09/03/2013, 12:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Empat mobil yang diduga milik anak buah Hercules digeledah Unit Identifikasi Polda Metro Jaya, Sabtu (9/3/2013). Dari penggeledahan tersebut, ditemukan kartu intelijen di salah satu mobil.

Pada mobil Daihatsu Terios bernomor polisi B 1133 UVD, ditemukan kartu identitas atas nama Franky Hercules. Selain kartu intelijen dan identitas, juga didapati satu golok, satu senjata api berikut enam butir peluru, tas berisi kayu satu potong, BPKB, dan uang Rp 300 ribu. Ada juga satu unit handphone, peluru gotir yang jumlahnya tidak dirinci, pisau, cincin, batu bulat dua buah, senapan angin beserta 10 bungkus peluru dua silinder, dan satu tabung gas.

Sementara di mobil kedua, yakni Daihatsu Grand Max putih dengan nomor polisi yang telah dilepas, ditemukan golok dan samurai. Untuk mobil ketiga, yakni Suzuki APV silver bernomor polisi B 1348 SOO, tidak ditemukan barang bukti apa pun, baik itu senjata tajam maupun senjata api.

Sementara pada mobil yang keempat, Isuzu Panther berwarna hijau dengan nomor polisi B 2443 GO, ditemukan sangkur, pisau, satu unit handphone, gunting rumput, dan petasan petugas.

Pemeriksaan tersebut disaksikan langsung oleh Ikraman Mantholib dan Yoram yang merupakan tim kuasa hukum Hercules. Mereka mencatat barang bukti yang didapat dalam penggeledahan petugas.

Seusai pemeriksaan, kepada petugas, mereka meminta petugas memperhatikan bahwa dari mobil yang disita tidak ditemukan barang haram, seperti narkoba.

"Kami sekali lagi tidak ingin ada barang lain lagi yang berkembang lagi selain ini," kata Ikraman. Dia menyesalkan tindakan aparat yang membawa mobil tanpa sepengetahuan tim kuasa hukum Hercules.

"Ini yang menjadi masalah, saya kecewa berat. Ini dibawa, tetapi tidak dibuatkan dengan BAP. Nanti kalau ada apa-apa, kami yang berat," cetusnya.

Proses pemeriksaan mobil itu dikawal sejumlah personel Brimob bersenjatakan laras panjang. Saat menggeledah empat unit mobil yang diduga milik anak buah Hercules itu, tiga mobil terpaksa dipecahkan kacanya oleh petugas lantaran dalam kondisi terkunci.

Pemeriksaan mobil pertama sempat disaksikan Kasat Resmob Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan. Empat mobil tersebut dibawa dari lokasi kejadian penangkapan di Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Jumat kemarin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau