Afganistan

Helikopter NATO Jatuh di Kandahar, 5 Serdadu Tewas

Kompas.com - 12/03/2013, 13:15 WIB

KABUL, KOMPAS.com — Sebuah helikopter milik pasukan NATO jatuh di Provinsi Kandahar, Afganistan, Senin (11/3/2013) malam, akibat cuaca buruk. Insiden ini menewaskan lima serdadu NATO.

Kepolisian Kandahar mengatakan, pada Senin malam itu hujan turun sangat deras dan mengakibatkan helikopter itu jatuh di Distrik Daman.

"Penyebab jatuhnya helikopter masih dalam penyelidikan. Namun, laporan awal menyebut tidak ada aktivitas musuh di lokasi jatuhya helikopter," demikian pernyataan resmi Pasukan NATO di Afganistan (ISAF).

"Cuaca sangat buruk di lokasi dan helikopter itu jatuh pada sekitar pukul 22.00. Tak ada serangan pemberontak saat itu," kata Kepala Kepolisian Provinsi Kandahar, Jenderal Abdul Razeq.

Helikopter jatuh adalah hal biasa di Afganistan, di mana operasi militer NATO sangat mengandalkan transportasi udara.

Agustus tahun lalu, tujuh prajurit AS dan empat prajurit Afganistan tewas saat sebuah helikopter Black Hawk jatuh di Kandahar. Saat itu, Taliban menyatakan bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Sementara pada Agustus 2011 sebuah helikopter angkut Chinook ditembak jatuh Taliban di dekat Kabul, menewaskan delapan prajurit Afganistan dan 30 serdadu AS, termasuk 22 anggota Navy SEALS yang ikut dalam operasi penggerebekan Osama bin Laden di Pakistan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau