Dor! Dor! Polisi Tangkap 8 Orang di Rumah Makan

Kompas.com - 12/03/2013, 18:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menangkap delapan orang pengunjung rumah makan Sederhana, Jalan Raden Salaeh, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/3/2013) petang. Polisi terpaksa melepaskan tembakan untuk menangkap mereka.

Petugas parkir restoran yang menyaksikan kejadian itu, Dzikri, mengatakan, kejadian terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu beberapa petugas kepolisian berpakaian sipil langsung memasuki restoran tersebut. "Ketika polisi masuk, langsung ada tembakan sekitar dua kali," ujarnya.

Polisi yang datang menggunakan sekitar 7 mobil itu langsung menangkap delapan orang pelaku yang tengah menyantap makanan di restoran itu. Melihat ada polisi, para pelaku langsung mengambil langkah seribu. Namun, usaha itu sia-sia, polisi akhirnya bisa menangkap delapan orang pelaku dan mengamankan dua buah mobil boks Daihatsu Elf bernomor polisi B 9827 PCD dan B 9177 PCE. Mobil itu diduga berisikan narkotika.

"Tadi ada delapan orang habis makan, lagi minum jus, langsung pada kabur ke dapur. Polisi datang dan saya dengar ada tembakan," tutur Agus, seorang karyawan restoran.

Delapan orang pelaku beserta barang bukti yang diduga narkoba di dalam dua buah mobil boks itu langsung dibawa ke Direktorat IV Narkotika Mabes Polri, Jakarta Timur, untuk menjalani penyidikan. Tidak ada satu pun polisi yang mau dimintai keterangan mengenai kejadian ini. "Nanti, nanti saja, masih dalam penyidikan. Nanti saja," ujar Wakil Direktur IV Mabes Polri Komisaris Besar Anjan Pramuka di lokasi kejadian.

Kejadian ini menjadi tontonan warga yang melintas di sekitar lokasi. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan Raden Saleh mengalami kemacetan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau