JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Demokrat menantang para anggota tim kecil pengawas Bank Century Dewan Perwakilan Rakyat untuk mengungkapkan informasi yang diterima dari mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum ke publik dan meneruskan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jika tidak, mereka dianggap hanya melakukan fitnah dan pembohongan publik.
"Partai Demokrat menantang Ahmad Yani dan kawan-kawan untuk segera mengungkap temuan kepada publik dan serahkan kepada KPK. Kalau tidak, dapat dikatakan telah melakukan fitnah dan kebohongan publik," kata Ketua Departemen Pemberantasan Korupsi dan Mafia Hukum Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin di Jakarta, Rabu (13/3/2013).
Didi mengatakan, seharusnya para anggota tim kecil pengawas Century langsung meneruskan informasi yang didapat kepada KPK. Jika berlarut-larut, pihaknya menganggap mereka hanya mencari sensasi dan membuat gaduh. Apalagi, kata dia, Anas membantah pernyataan tim kecil.
"Bagaimanapun, Timwas sudah bekerja 3,5 tahun dengan waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit. Rakyat ingin agar Timwas kerja nyata, amanah, dan rasional. Jangan sekedar cari sensasi demi kepentingan politik sesaat," pungkas anggota Komisi III DPR itu.
Seperti diberitakan, tim kecil pengawas Century menyebut ada empat nama baru yang muncul dalam pembicaraan dengan Anas beberapa waktu lalu. Disebutkan, mereka berlatarbelakang birokrat, pengusaha, dan politisi.
Hanya saja, mereka belum mau mengungkap ke publik. Informasi dari Anas itu akan dirapatkan di Timwas untuk diputuskan perlu tidaknya memanggil Anas ke DPR.
Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Apa Kabar Kasus Century?
Skandal Proyek Hambalang
Krisis Demokrat