JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan kembali melanjutkan konsolidasinya pada perdagangan Kamis (14/3/2013). Penguatan tipis bursa global, khususnya di Wall Street, diharapkan menjadi sentimen positif bagi pergerakan indeks hari ini.
Semalam waktu Indonesia, Indeks Dow Jones Industrial ditutup menguat tipis 0,04 persen ke level 14.455; Indeks S&P 500 naik 0,13 persen ke level 1.554; dan Indeks Komposit Nasdaq menguat 0,09 persen ke level 3.245.
Positifnya data ritel di negeri Paman Sam, mendorong pelaku pasar memburu saham-saham unggulan sehingga membuat Indeks Dow Jones mencetak rekor tertingginya dalam sembilan hari berturut-turut.
Sementara kemarin, pada akhir perdagangan IHSG ditutup turun 18,87 poin (0,39 persen) ke level 4.835,44, dengan jumlah transaksi sebanyak 14,68 juta lot atau setara dengan Rp 6,84 triliun.
Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih di pasar reguler sebesar Rp 292 miliar, dengan saham yang paling banyak dijual adalah SMGR, ASII, ASRI, GGRM dan BSDE. Mata uang rupiah terapresiasi ke level 9.689 per dollar AS.
Secara teknikal, menurut riset eTrading Securities, penurunan IHSG kemarin merupakan bagian dari konsolidasi. Pada hari ini diperkirakan IHSG masih akan mengalami pelemahan. Hal ini terlihat dari indikator stochastic dan RSI yang menghasilkan sinyal bearish, dengan level dukungan di 4.750 dan resisten di level 4.900.
Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah INDY, INTP dan MAPI.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang