JAKARTA, KOMPAS.com — Pemilik dan penyewa ruko di sekitar tempat penemuan korban mutilasi, Ruko Mediterania Marina Residence, Ancol, mengaku terkejut dengan temuan tersebut. Penyewa ruko bernomor 26 D yang menjadi lokasi penemuan mayat dikenal misterius.
"Orangnya misterius. Dia itu siapa, namanya siapa, orang dari mana, enggak ada yang tahu. Orangnya enggak pernah mau ngobrol sama orang lain, selalu menyendiri," kata Rian (37), pemilik Ruko 27 C Mediterania Residence, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (14/3/2013).
Sebagai pemilik ruko yang berposisi tepat di samping ruko TKP, Rian mengaku hanya mengenal wajah si penyewa. Sementara itu, bidang usaha yang digeluti penyewa pun belum diketahui sampai saat ini. "Justru saya ini ingin tahu, ingin masuk dan lihat, sebenarnya dia usaha apa," kata Rian.
Berbeda dengan ruko-ruko lain yang jelas terlihat jenis usaha yang dijalankan, di ruko 26 D tidak terlihat secara jelas. Dari pantauan Kompas.com, di ruang depan ruko terdapat beberapa pajangan lukisan mulai dari jenis sketsa, natural, hingga abstrak.
Menurut Fuad, pemilik restoran yang terletak 20 meter dari ruko tersebut, si penyewa kemungkinan orang yang bergerak di bidang seni. Ruko tersebut sudah dipasangi garis polisi. Sementara itu, papan nama ruko terlihat sudah terlepas. Kunci pintu terlihat rusak karena dibuka paksa oleh petugas keamanan setempat.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, potongan jasad seorang pria ditemukan di dalam tiga kardus di gudang ruko Rabu (13/3/2013) malam. Jasad tersebut diduga bernama Tonny Arufin Djomin (45), yang beralamat di Apartemen Riverside, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Belum diketahui kaitan antara korban dan pemilik ruko.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang