JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak sembilan potongan tubuh korban mutilasi di gudang ruko di kompleks Marina Mediterania Residences, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, diperiksa oleh tim dokter Rumah Sakit Polri Bhayangkara Raden Said Sukamto. Pemeriksaan tersebut dapat diketahui hasilnya dua minggu yang akan datang.
"Maksimal dalam dua minggu ke depan, sudah rampung," ujar dokter Arif Wahyono, dokter spesialis forensik RS Polri Jakarta Timur, Kamis (14/3/2013).
Arif mengatakan, sembilan potongan tubuh korban mutilasi itu terdiri dari kepala, kaki, tangan, dan badan. Semua potongan tubuh itu pun merupakan satu rangkaian tubuh yang utuh.
Tim dokter yang memeriksa potongan tubuh itu adalah ahli DNA, dokter spesialis odontologi (gigi), dan tim petugas dari Inafis (Identification Indonesia Automatic Finger Prints Identication System) Polri. Hasil dari pemeriksaan itu pun masuk ke dalam berita acara pemeriksaan petugas kepolisian.
Kepala Humas RS Polri Komisaris Besar Sarwoto menambahkan, pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui sebab kematian, dan prediksi waktu kematian. Tak hanya itu, tim dokter juga akan mencocokkan DNA korban dengan keluarga yang melaporkan bahwa anggota keluarganya menghilang.
"Hasil pemeriksaan selanjutnya akan diserahkan kepada petugas penyidik Polres Jakarta Utara. Ini sifatnya rahasia dan tidak bisa diungkap ke publik," katanya.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak sembilan potongan tubuh ditemukan di dalam gudang kompleks Marina Mediterania Residences, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (13/3/2013) pukul 21.00 WIB. Aparat kepolisian yang ke TKP memastikan potongan tubuh itu adalah korban pembunuhan dengan cara dimutilasi.
Diduga kuat, korban mutilasi berinisial TA (45), warga Muara Karang, Penjaringan, Jakarta Utara. Hal itu didapatkan berdasarkan laporan seorang wanita ke Polsek Penjaringan yang kehilangan suaminya sejak Senin lalu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang