JAKARTA, KOMPAS
Pada Rabu (13/3) malam ditemukan 11 potongan tubuh yang dimasukkan ke dalam 1 koper, 2 kardus, dan 5 kantong plastik di Ruko Mediterania Residence, Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.
Sejumlah ciri jenazah mengarah kepada Tonny Arifin Djomin (45) yang dilaporkan hilang oleh istrinya, Merlina Suparmin, Senin (11/3) pagi. Ciri itu, antara lain, tato di sela telunjuk dan ibu jari tangan kiri serta tato di kaki kiri. Jenazah Tonny ditemukan setelah beberapa anggota satuan pengamanan dan personel polisi membuka paksa toko.
Polisi pun bertindak cepat. Hanya berselang 22 jam sejak jenazah itu ditemukan, mereka berhasil menangkap dua dari empat tersangka pelaku, yaitu AL (32) dan sopirnya, Chan (27).
”AL ditangkap di Dukuh Pakis, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (14/3) pukul 19.30,” ujar Kepala Unit 1 Kejahatan dengan Kekerasan (Jatanras) Polda Metro Jaya Komisaris Budi Hermanto.
Sementara Chan, menurut anggota Jatanras Ajun Komisaris Danang Kartika yang ikut dalam penangkapan, ditangkap pada Rabu tengah malam di Apartemen Aston, seberang tempat Tonny dimutilasi. Saat Chan digerebek, lanjut Danang, masih terlihat bekas darah korban di telapak tangannya.
”Chan mengaku bekas darah korban tersebut menempel di tangannya setelah mengepel ceceran darah di lantai,” papar Danang. Chan lantas menjadi penunjuk jalan untuk menangkap AL.
Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Mohammad Iqbal mengatakan, penetapan AL sebagai tersangka didasarkan pada rekaman kamera pemantau dan keterangan sejumlah saksi. Sementara motif pembunuhan masih diselidiki.
Polisi menduga Tonny dibunuh dan dimutilasi karena menagih utang judi bola dan utang jasa pekerja seks komersial.
”Korban dan pelaku diduga berurusan soal utang piutang judi bola dan utang jasa PSK (imigran China),” kata Budi Hermanto.
Kepala Satuan Jatanras Ajun Komisaris Besar Helmy Santika membenarkan hal tersebut. Menurut dia, AL adalah warga negara China yang masuk ke Indonesia menggunakan identitas palsu.
Pekerja dan pemilik toko di sekitar lokasi kejadian juga sempat melihat AL dan Chan di sana.