Festival Belitung Terkendala Transportasi

Kompas.com - 15/03/2013, 21:13 WIB

BATAM, KOMPAS - Festival Belitung 2013 terancam batal karena terbatasnya sarana transportasi. Pelancong bakal kesulitan mendatangi dan memeriahkan ajang pariwisata di wilayah pulau tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Bangka Belitung, Yan Megawandi mengatakan, Festival Belitung 2013 menurut rencana dihelat Mei 2013. Festival di tepi pantai itu menjadi salah satu ajang menarik pelancong pada musim liburan. ”Karena penerbangan ke Belitung terbatas, kami akan mempertimbangkan kembali jadwalnya,” ujar Yan, Kamis (14/3/2013), ketika menghubungi Kompas di Batam, Kepulauan Riau.

Saat ini setiap hari hanya ada empat kali penerbangan Jakarta-Belitung. Selain itu, ada pelayaran dua kali sehari dari Bangka ke Belitung dengan waktu lima jam. ”Sebelum Batavia tutup, ada enam kali penerbangan. Sekarang, penerbangan terbatas dan sudah banyak keluhan calon pelancong sulit mendapat tiket penerbangan ke sini,” tuturnya.

Akibatnya, calon pelancong sulit ke Belitung. Padahal, pulau itu sudah dicanangkan sebagai salah satu daerah tujuan wisata utama Indonesia.

Pemerintah Provinsi Bangka Belitung sebenarnya sudah menghubungi Garuda Indonesia dan Citilink untuk membuka rute Jakarta-Belitung. Kontak dengan Garuda antara lain karena Bangka Belitung pernah mendapat janji manajemen maskapai BUMN tersebut. ”Sejak 2010, Garuda sudah berjanji membuka rute Jakarta-Belitung. Sampai sekarang belum terealisasi. Gubernur Bangka Belitung juga sudah mengirimkan surat resmi ke Garuda dan Citilink,” ujar Yan.

Selain menghubungi maskapai, Bandara HAS Hanandjoeddin, Belitung, juga diperbaiki. Panjang landasan ditambah dari 2.000 meter menjadi 2.500 meter. Ada pula perbaikan terminal untuk memperbesar kapasitasnya.

Sementara itu, juru bicara Citilink, Aristo Kristandy, menyatakan, pembukaan rute Jakarta- Belitung masih dalam persiapan. Namun, belum bisa dipastikan kapan rute itu mulai dilayani.

Juru bicara Garuda Indonesia, Pujobroto, mengatakan, pihaknya akan melayani rute Jakarta-Belitung mulai pertengahan Mei. Garuda akan mengoperasikan Boeing 737-500 untuk sekali penerbangan setiap hari.

Garuda juga akan membuka penerbangan Jakarta-Bengkulu dan Jakarta-Tanjung Pinang. Kedua rute itu juga akan mulai dilayani pertengahan Mei. (RAZ)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau