2.000 Pelajar/Mahasiswa Padati Diskusi "Si Anak Singkong"

Kompas.com - 17/03/2013, 15:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekitar 2.000 siswa dan mahasiswa hadir dalam acara diskusi entrepreneurship Chairul Tanjung dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di Smesco Convention Hall. Acara dibuka oleh Wakil Pimpinan Umum Harian Kompas St Sularto.

"Acara ini merupakan inisiatif dari Kompas Gramedia terkait buku CT (Chairul Tanjung) Si Anak Singkong," kata Chairul Tanjung, pimpinan CT Corp di Smesco Convention Hall, Jakarta, Minggu (17/3/2013).

Chairul mengungkapkan, yang menjadi tamu pendamping dalam acara ini adalah Joko Widodo. Jadi, fokus dalam acara diskusi kali ini merupakan pembicaraan mengenai entrepreneurship. Untuk itu, yang datang dalam acara ini merupakan generasi muda, baik dari Jakarta maupun luar Jakarta.

St Sularto perwakilan dari Kompas Gramedia mengatakan, dirinya datang ke diskusi tersebut untuk menggantikan Jakob Oetama yang kurang sehat. Dalam sambutannya, Sularto menyebutkan, buku Chairul Tanjung Si Anak Singkong merupakan buku biografi terlaris. Sularto mengungkapkan, dalam jangka waktu belum mencapai satu tahun, sudah 400.000 eksemplar yang habis terjual. Angka tersebut merupakan angka penjualan terbesar untuk jenis buku biografi.

"Kalau buku novel atau yang lain memang sudah biasa ya. Tapi untuk biografi, CT Si Anak Singkong merupakan buku pertama yang paling laris saat ini," katanya.

Abdul Haris, salah satu mahasiswa Institut Koperasi Indonesia, sengaja datang dari Bandung untuk mengikuti acara ini. Dia mengetahui kegiatan diskusi entrepreneurship dari internet. Menurut dia, dengan mendatangi acara ini, dia bisa belajar kewirausahaan dari orang-orang sukses seperti Chairul Tanjung dan Joko Widodo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau