Messi: Banyak Orang Ingin Barca Kalah

Kompas.com - 18/03/2013, 03:34 WIB

BARCELONA, KOMPAS.com - Barcelona ditangani asisten pelatih Jordi Roura semenjak ditinggal pelatih Tito Vilanova melanjutkan pengobatan pascaoperasi kanker kelenjar parotid di New York, Januari lalu.

Tanpa Vilanova, Barcelona bertemu Real Madrid tiga kali dan membukukan rekor sekali imbang dan dua kali kalah.

Barcelona juga menelan kekalahan 0-2 dari AC Milan pada leg pertama 16 besar Liga Champions, 20 Februari 2013. Namun, pada leg kedua mereka menang 4-0, 12 Februari 2013, dan dengan begitu masuk perempat final.

Sebelum memastikan tiket perempat final Liga Champions, Barcelona mendapatkan kritik. Sejumlah kalangan mengatakan Barcelona kurang kreatif dan permainan mereka sudah mudah dibaca lawan.

Penyerang Lionel Messi mengatakan bahwa Barcelona menghormati Roura. Namun, di sisi lain, ia mengakui Barcelona berbeda tanpa Vilanova.

"Saat ini, pelatih sangat penting. Sejak Tito tak ada di sini, kami sudah sangat menyadarinya. Kami menghormati Jordi Roura karena ia pelatih kami dan ia berusaha membantu kami dengan segala cara yang ia bisa. Namun, bos kami adalah Tito dan ketika ia pergi, itu adalah pukulan keras untuk kami," ujar Messi.

Mengenai kritik kepada timnya, Messi mengatakan, "Pep Guardiola pernah mengatakan bahwa ketika sebuah tim selalu menang, orang bosan dan ingin tim lain yang meraih kemenangan dan karena alasan itu, mereka ingin kami kalah."

"Ada banyak alasan kenapa mereka tak ingin kami menang. Saya tak pernah memikirkan itu dan aku tak tertarik akan hal itu juga. Aku tahu ada banyak orang yang berharap kami kalah, tetapi kami tak berpikir soal mereka," tandasnya.

Sementara itu, menurut penasihat direksi Barcelona, Carles Rexach, Vilanova akan kembali ke Camp Nou pada 25 Maret 2013.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau