Bop

Warga Miskin Dijamin Tetap Dapat Akses

Kompas.com - 20/03/2013, 13:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau warga miskin tidak perlu panik dengan rencana penghapusan biaya operasional pendidikan (BOP). Rencana ini masih dalam kajian, dengan perbaikan model yang lebih sempurna.

Sebelumnya sempat muncul rencana penghapusan BOP yang disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Menurut Basuki, alokasi BOP akan ditentukan berdasarkan kebutuhan sekolah. Artinya, ada sekolah yang dapat penuh dan ada sekolah yang tidak dapat apa-apa.

"Masyarakat jangan panik. Akses untuk keluarga miskin pasti ada. Formula BOP ke depan kami siapkan denan prinsip keadilan. Cuma saya tidak bisa menyampaikan secara detail rencana itu," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto, Rabu (20/3) di Jakarta.

Evaluasi program BOP dilakukan seiring dengan bergulirnya program kartu jakarta pintar. KJP digulirkan untuk membantu biaya pendidikan siswa miskin mulai sekolah dasar sampai sekolah menengah atas.

"Mereka yang tidak memiliki uang, dari keluarga miskin tetap bisa mendapatkan akses pendidikan. Mereka yang dari keluarga kaya akan menerima beban yang sepantasnya, sesuai kemampuannya," kata Taufik.

Dia membantah jika Pemprov DKI Jakarta menghapus sekolah gratis. Namun, pemerintah sedang melakukan evaluasi agar lebih banyak warga yang bisa berpartisipasi dalam pendidikan. "Yang penting tidak boleh ada anak Jakarta yang dikeluarkan dari sekolah," katanya. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau