Palestina Bakal Gugat Obama

Kompas.com - 20/03/2013, 20:54 WIB

KOMPAS.com — Palestina akan menggugat Presiden Barack Obama terkait kedatangannya ke Israel dan Ramallah di Tepi Barat mulai Rabu (20/3/2013) siang. Gugatan itu menunjuk pada kasus tewasnya seorang jurnalis Palestina, Mazen Dana, saat bertugas di Irak pada 2003.

Menurut warta AP yang mengutip pernyataan pengacara Muhanad Karaja, saat menjalankan tugas jurnalistik tersebut, AS tengah menginvasi Irak. Karaja bertugas sebagai juru kamera Reuters.

Presiden Barack Obama melakukan kunjungan resmi kenegaraan selama tiga hari. Pada Kamis (21/3/2013), Obama akan bertandang ke Tepi Barat. Di situ, ia akan melakukan pembicaraan dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Kunjungan Obama mendapat sambutan unjuk rasa di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Para pemrotes membakar poster Obama. Pendemo menuduh kalau kunjungan Obama itu cuma memberi dukungan kepada Israel.

Media AS mewartakan kunjungan Obama beragendakan pembicaraan-pembicaraan tentang krisis Suriah, program nuklir Iran, dan dukungan AS kepada Israel dengan para pemimpin Israel. Di Ramallah, topik pembicaraan antara Obama dan Mahmoud Abbas berfokus pada dialog damai antara Palestina dan Israel.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau