Polisi Ditangkap di Kampung Ambon Negatif Narkoba

Kompas.com - 22/03/2013, 17:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota polisi berpangkat Brigadir Kepala (Bripka) berinisial H yang turut diamankan petugas saat dilakukan penggerebekan narkoba di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat pada Minggu (17/3/2013) dinyatakan negatif menggunakan narkoba. Hal tersebut berdasarkan pemeriksaan urine yang dilakukan terhadap H.

"Untuk anggota yang ditangkap saat sedang berada di Kampung Ambon sudah diperiksa urinenya, dan hasilnya negatif," Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jumat (22/3/2013).

Rikwanto mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap H mengenai keberadaan petugas tersebut dan kepentingannya di Kampung Ambon.

"Dia ke sana kan mengaku mau mengambil motor. Ini kita dalami (kenapa) dia berada di sana (Kampung Ambon)," ujar Rikwanto.

Seperti diberitakan, anggota Polres Jakarta Pusat tersebut turut ditangkap satuan Narkoba Polres Jakarta Barat dalam penggerebekan di Kampung Ambon. Saat itu, petugas mengamankan 70 orang dalam penggerebekan tersebut.

Beberapa barang bukti narkoba juga turut diamankan petugas. Kampung Ambon pun terkenal dengan maraknya penggunaan barang haram tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau