JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua BP Setara Institute Hendardi berpendapat, sulit disangkal bahwa pelaku penyerangan LP Sleman diduga memang berasal dari kelompok terlatih. Melihat motif dan sasaran korban yang diserang, patut diduga kuat bahwa penyerangan itu dilakukan oleh anggota atau oknum Kopassus.
"Berkaca pada kasus-kasus serupa, brutalitas anggota TNI tidak cukup hanya diserahkan penyidikannya pada internal TNI, apalagi kepolisian jelas tidak punya akses dan mentalitas untuk menyidik anggota TNI. Suatu Tim Investigasi eksternal yang kredibel bisa menjawab kebuntuan ini," kata Hendardi dalam siaran persnya, hari Minggu (24/3/2013) petang.
Hendardi mengingatkan, "Jangan sampai impunitas terus melekat pada anggota TNI. Penyelidikan ini harus menjadi momentum bagi reformasi peradilan militer yang sampai saat ini masih meletakkan TNI sebagai yang tidak tersentuh hukum pidana umum, meski jelas tindakannya dilakukan bukan dalam menjalankan tugas ketentaraan."
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang