Hari Ini Jenazah Korban Penembakan Diterbangkan ke Kupang

Kompas.com - 25/03/2013, 08:32 WIB

KUPANG, KOMPAS.com - Menurut rencana jenazah korban penembakan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cebongan, Sleman, DI Yogyakarta, pada Sabtu (23/3/2013) dinihari, dipulangkan ke Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (25/3/2013).

Kakak kandung salah seorang korban, Viktor Manbait kepada Kompas.com, Senin (25/3/2013) pagi, mengatakan keluarga besarnya masih berkonsentrasi menunggu pemulangan jenazah dan pemakamannya nanti. "Sebentar sekitar pukul 10.00 WITA pagi, jenazah akan tiba di Kupang dan keluarga sudah sepakat adik saya ini akan dimakamkan pada Selasa (26/3/2013) esok," kata Viktor.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan jenazah korban akan dikirim terpisah, dua diantaranya akan dikirim menggunakan pesawat pagi, sedangkan dua lainnya menggunakan pesawat sore. Keempat jenazah tidak bisa dikirim sekaligus, lantaran menggunakan pesawat carteran.

Diberitakan sebelumnya empat korban yang tewas yakni Hendrik Angel Sahetapi alias Deki, Adrianus Candra Galaga, Yohanes Juan Manbait, Gameliel Yermiayanto Rohi Riwu. Mereka merupakan tersangka penganiayaan yang mengakibatkan tewasnya anggota Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura, Sersan Satu Santoso. Mereka tewas ditembak di dalam sel Lapas Cebongan, Sleman oleh sekelompok orang bersenjata yang memaksa memasuki lapas.

Berita-berita terkait bisa diikuti dalam topik: PENYERANGAN DI LAPAS SLEMAN

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau