Rumah Anggota DPRD Jadi Tempat Pesta Narkoba

Kompas.com - 25/03/2013, 17:39 WIB

KOLAKA, KOMPAS.com — Unit Narkoba Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara, menggerebek rumah anggota DPRD yang dijadikan tempat berpesta narkoba. Dari rumah anggota Dewan berinisial JS itu polisi menangkap empat orang, dan menyita sejumlah barang bukti.

Keempat orang yang ditangkap dari rumah di Kecamatan Latambanga, Kelurahan Mangolo, Kolaka, itu adalah SB (38), DR (42), YH (40), dan AM (38). Mereka ditangkap saat berpesta narkoba di garasi rumah JS.

Humas Polres Kolaka Ajun Komisaris Polisi Nazaruddin mengatakan bahwa mereka yang tertangkap tangan sedang gunakan narkoba jenis sabu tersebut berprofesi sebagai sopir perusahaan milik JS.

"Semuanya ini tertangkap tangan dan memang pada saat ditangkap tidak ada perlawanan yang mereka lakukan. Salah satu dari mereka yang berinisial YH menyimpan serbuk kristal yang mirip sabu di dalam bungkusan rokoknya," ungkap Nazar, Senin (25/3/2013).

Namun, Polres Kolaka belum bisa memastikan apakah kasus ini melibatkan JS. "Masih kita kembangkan karena setelah empat orang itu ditangkap, polisi masih melakukan penyisiran dan penggeledahan di sekitar tempat tersebut. Selain sabu, polisi ternyata menemukan barang bukti tambahan berupa bong atau alat isap sabu dan juga ada bungkusan plastik sabu," papar Nazar.

"Jika mereka terbukti dan positif, maka mereka melanggar Pasal 114 Ayat 1, 112, Ayat 1, 127 Ayat 1 Huruf A dan Pasal 132 Ayat 1 tentang narkotika dan obat terlarang dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun," tegas Nazar.

Beberapa waktu lalu polisi juga menangkap lima orang sedang berpesta sabu di rumah milik anggota DPRD dengan inisial SP.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau