Intel Nyabu Dibekuk Polisi

Kompas.com - 27/03/2013, 03:42 WIB

BONE, KOMPAS.com - Anggota Satuan Intelijen Polres Bone berinisial WW ditangkap Satuan Anti Narkoba Polres Bone, Sulawesi Selatan, usai menggelar pesta sabu. Dia ditangkap bersama dua temannya yang berinisial HR alias KK dan WO yang merupakan warga biasa pada Minggu (24/3/2013).

Saat dibekuk di Jalan KH Ramli, Kelurahan Masumpu, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, ketiganya dalam pengaruh obat. Polisi menyita pyrex dengan bekas sabu, alat isap yang dibuat dari botol minuman instan dan korek api.

Penangkapan yang dipimpinan langsung Kanit Buser Polres Bone Aiptu Toto ini langsung menggiring ketiganya ke Mapolres Bone untuk diperiksa.

Menurut Pjs Kasat Narkoba Polres Bone Ipda Abdul Hayat, Bripka WW pernah terlibat kasus serupa beberapa tahun lalu, saat anggota Polres Bone mengikuti pemeriksaan urine. WW juga kerap mendapat teguran dari rekannya untuk berhenti kecanduan dengan barang terlarang itu.

"Ia sudah sering ditegur namun masih melanggar sehingga tetap kami tindaki. Adapun kelanjutan kasusnya masih kita arahkan ke pidana umum sedangkan kode etiknya ke Provos," jelas Abdul Hayat, Selasa (26/03/2013).

Ipda Hayat menjelaskan, sebelum WW dan dua temannya dibekuk, pihaknya terlebih dulu menyiduk dua kurir sabu di Jalan Soekawati, Watampone. Mereka adalah AA dan MS yang merupakan warga Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone. Dari tangan keduanya disita satu paket sabu ukuran sedang.

"Kami akan mengirim hasil urine WW ke Labfor untuk pemeriksaan lebih lanjut. Jika terbukti, maka akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku," ujar Hayat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau