Ribuan Siswa Peserta UN Gelar Zikir

Kompas.com - 08/04/2013, 00:59 WIB

GORONTALO, KOMPAS.com — Ribuan siswa sekolah menengah atas (SMA) peserta Ujian Nasional (UN) di Kabupaten Gorontalo menggelar zzikir bersama di halaman SMA Negeri 1 Limboto.

Kepala Dinas Pendidikan setempat, John Rahman, Minggu, mengatakan, sebanyak 3.666 siswa peserta UN tersebut diharapkan akan termotivasi untuk memanfaatkan sepekan terakhir ini agar mampu mengikuti UN dengan kondisi fisik dan jiwa yang tenang.

Pada zikir ini, para siswa didorong untuk meningkatkan ibadahnya, memohon restu dari orang tuanya masing-masing agar bisa mengikuti UN dengan kondisi prima dan lulus dengan perolehan nilai yang baik.

Kesiapan mental dan spiritual, kata John, diharapkan mampu mengiringi para siswa untuk belajar secara maksimal. "Zikir akan membuat hati merasa tenang, berusaha dan mengupayakan segala daya dan upaya, memperbanyak ibadah dan doa untuk mendapatkan target kelulusan yang diinginkan," ungkap John, Minggu (7/4/2013).

Para siswa jangan sampai merasa tertekan, tetapi harus memiliki kepercayaan diri yang tinggi sebab pihak sekolah telah berupaya keras melakukan berbagai kegiatan bimbingan belajar menghadapi UN yang untuk pertama kalinya menyajikan 20 model lembar kerja soal.

"Kelulusan yang memprioritaskan nilai-nilai kejujuran akan dikedepankan, membuat pemerintah daerah optimis dengan target capaian kelulusan sebesar 81,87 persen untuk tahun ini," ungkap John.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau