Dianggap Jelek, 60.000 Aplikasi Android Dihapus

Kompas.com - 11/04/2013, 11:04 WIB

Google

KOMPAS.com - Bersamaan dengan peluncuran Play Store versi 4.0, Google dikabarkan sibuk "bersih-bersih" di toko aplikasi tersebut.

TechCrunch melaporkan bahwa raksasa internet itu menghapus sejumlah besar aplikasi dari Play Store selama beberapa minggu terakhir.

Angka penghapusan aplikasi Android ini mencapai puncaknya pada bulan Februari lalu, di mana Google membuang 60.000 aplikasi dari Play Store.

Tak semua pembuangan ini dilakukan oleh Google. Ada juga yang ditarik dari peredaran oleh penerbit mereka sendiri.

Akan tetapi, mengingat angkanya yang termasuk besar, agaknya kebanyakan memang sengaja "dibersihkan" secara langsung oleh Google.

Google memang memiliki kebijakan menghapus aplikasi yang melanggar ketentuan layanan Play Store.

Tapi pembersihan kali ini disinyalir tidak berkaitan dengan masalah malware, pelanggaran hak cipta, ataupun kandungan pornografi, melainkan pertimbangan kualitas aplikasi yang bersangkutan.

Dengan kata lain, Google membuang aplikasi-aplikasi yang dinilai tidak berkualitas dari Play Store. Sebagian dari aplikasi yang dihapus berkaitan dengan MP3 atau ringtone.

Pihak Google mengumumkan bahwa jumlah aplikasi dalam Play Store masih mencapai lebih dari 700.000 setelah pembersihan tersebut.

Di Google Play Store, setiap developer yang terdaftar bisa menjual aplikasi secara bebas tanpa dinilai terlebih dahulu. Karena itu, ada kalanya Google menindak aplikasi yang ternyata disusupi malware dan berhasil lolos dari filter otomatis.

Sebaliknya, di toko aplikasi Apple App Store, tiap aplikasi diperiksa terlebih dahulu oleh sebuah tim reviewer dan hanya bisa beredar setelah memperoleh persetujuan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau