Kapan SBY Bakal "Nge-Tweet" Perdana?

Kompas.com - 13/04/2013, 13:21 WIB

CIANJUR, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memiliki akun resmi Twitter @SBYudhoyono yang muncul di Twitland, Sabtu (13/4/2013) pagi. Hingga pukul 12.45 WIB, follower atau pengikut akun tersebut sudah mencapai lebih dari 70.000.

Meski sudah cukup membuat heboh dunia per-Twitter-an, akun tersebut belum berkicau sama sekali. Lantas, kapan @SBYudhoyono mulai nge-tweet?

“Dalam hitungan jam, hari ini, atau besok, akun itu akan mulai aktif,” kata Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik Daniel Sparringa melalui pesan singkat yang diterima wartawan.

Melalui tweet pertamanya, kata Daniel, Presiden Yudhoyono akan menyapa netizen dan menjadikan dunia Twitter sebagai bagian dari hidupnya yang baru. Daniel juga mengungkapkan, memiliki akun Twitter merupakan keinginan Presiden sejak dua tahun terakhir.

“Ini adalah sebuah keinginan yang tertunda untuk dua tahun sekurang-kurangnya,” ucap Daniel.

Menurut Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, akun Twitter itu akan diluncurkan secara resmi oleh Yudhoyono. “Jadi sabar ya,” ucap Julian.

Adapun akun @SBYudhoyono mulai meramaikan Twitland pada Sabtu pagi ini. Akun tersebut pun telah terverifikasi sebagai akun resmi Yudhoyono. Belum lama, pengelola akun mengganti foto profil akun dengan foto Presiden SBY berpakaian non-jas dengan latar belakang aktivitasnya bertemu masyarakat. Padahal sebelumnya, profil akun tersebut menampilkan foto Yudhoyono berpakaian jas dengan segala lencana kebesarannya.

Beberapa hari lalu, Julian menyatakan bahwa Presiden SBY akan merilis akun Twitter pribadinya. Salah satu tujuannya adalah untuk mendekatkan diri dengan rakyat dan mendengar aspirasi secara langsung. Akun Twitter Presiden akan dikelola oleh tim. Namun, Presiden bisa nge-tweet sendiri jika ada informasi penting yang ingin disampaikan kepada publik.

Tak sedikit pengguna Twitter yang bertanya dan menebak-nebak, kira-kira apa yang bakal dituliskan SBY sebagai tweet perdananya? Bahkan, pegiat sosial yang juga aktivis antikorupsi Fadjroel Rachman melalui akunnya @fadjroeL membuat kuis tebak tweet pertama Presiden SBY. Sebuah kaus disediakannya bagi tweeps yang tebakannya benar.

Baca juga:
Belum "Nge-Tweet", Followers Presiden Sudah Puluhan Ribu
Istana: Benar, @SBYudhoyono Akun Presiden
Tebak, Apa "Tweet" Pertama SBY?
JK: Selamat Datang di 'Twitterland', Pak SBY
Ini Dia Akun Twitter Presiden SBY

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
SBY "Nge-Tweet"

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau