Ujian nasional 2013

Sejumlah Orangtua Siswa SMAN 6 Temani Anaknya

Kompas.com - 15/04/2013, 08:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah siswa di SMA Negeri 6 Jakarta Selatan mengikuti Ujian Nasional (UN) dengan didampingi oleh orangtuanya. Menurut Yudha, salah seorang wali murid siswi kelas XII IPA yang ada di sekolah tersebut, kehadirannya di sekolah untuk mengantar serta menunggu anaknya. Hal ini dimaksudkan, kata Yudha, agar anaknya lebih fokus menghadapi UN tanpa terganggu oleh hal-hal lainnya.

"Saya nganterin anak, insya Allah selama empat hari ini akan nemenin terus sampai selesai jam ujian. Saya cuti seminggu, ya sekali-sekali ngorbanin waktu biar fisiknya enggak tersita kena macet," kata Yudha yang tinggal di Bintaro.

Hal senada juga diungkapkan Diah. Menurutnya, dia tidak ingin konsentrasi anaknya dalam mengikuti UN terganggu akibat terjebak macet dan berdesak-desakan di angkutan umum. Oleh sebab itu, dia memilih untuk mengantar dan menunggui anak perempuannya.

"Enggak tega biar enggak macet. Kalau sehari-hari sih sendiri. Tadi jam setengah enam sudah berangkat dari rumah. Saya sudah pensiun, jadi bisa lebih fokus support anak," kata Diah yang tinggal di kawasan Pondok Aren, Tangerang.

Diah mengatakan, selama persiapan menjelang dan saat pelaksanaan UN, dia tidak pernah mengekang anaknya untuk tidak boleh keluar rumah dan harus fokus belajar, tetapi dia lebih menyerahkan tanggung jawab sepenuhnya terhadap anaknya.

"Cuma nasehatin dan enggak dibatasi. Biarkan dia ngerti sendiri. Paling kalau nanti sudah suntuk belajar dia nonton TV atau main gitar, keluar juga paling ke tempat bimbel atau kelompok belajar bareng teman-temannya," ujar Diah.

Untuk pelaksanaan UN 2013 di SMA Negeri 6 Jakarta Selatan, tahun ini diikuti oleh 325 siswa yang ditempatkan di 17 ruangan yang ada di sekolah tersebut. Delapan ruangan diperuntukkan untuk jurusan IPA dan sembilan ruangan untuk jurusan IPS. Masing-masing kelas akan diisi maksimal 20 siswa. Pihak SMA Negeri 6 Jakarta Selatan menargetkan kelulusan 100 persen untuk tahun ini.

Untuk mencapai target tersebut, pihak sekolah telah menempuh berbagai upaya seperti pelaksanaan try out yang dilakukan sampai enam kali. Selain itu, untuk mengurangi tekanan terhadap siswa, pihak sekolah juga telah mengadakan bimbingan rohani dan doa bersama yang dilakukan sebelum pelaksanaan UN.

"Dua tahun terakhir kami selalu seratus persen. Mudah-mudahan, insya allah tahun ini juga. Kami memberikan motivasi supaya anak jangan tertekan. Yang penting mereka siap dan lebih percaya diri dan enak menghadapi UN," kata Kepala Bagian Humas SMA Negeri 6 Jakarta Selatan, Rusyanto.

UN akan berlangsung dari Senin (15/4/2013) hingga Kamis (18/4/2013). Adapun mata pelajaran yang diujikan untuk Jurusan IPA yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, Fisika, Kimia, dan Biologi; dan untuk Jurusan IPS yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, Ekonomi, Sosiologi, dan Geografi.

Berita terkait, baca:

UJIAN NASIONAL 2013

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau