Ujian nasional

431 Koli Berkas UN NTT melalui Empat Bandara

Kompas.com - 15/04/2013, 14:38 WIB

KUPANG, KOMPAS.com -- Bahan ujian nasional (UN) bagi sekolah menenah atas di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dikemas dalam 431 koli tersalur melalui empat bandara yang tersebar di provinsi kepulauan itu.

Keempat bandara itu masing masing Tambolaka untuk empat kabupaten di daratan Pulau Sumba, yakni Sumba Barat Daya, Sumba Barat,Sumba Tengah dan Sumba Timur. Menyusul Bandara El Tari Kupang untuk Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, Alor, Sabu Raijua dan Rote Ndao. Khusus untuk tiga kabupaten terakhir tersebut, distribusi lanjutannya melalui penerbangan agar bisa tiba pada waktunya.

Lainnya, Bandara Komodo di Labuan Bajo untuk Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, dan Nagekeo. Terakhir Bandara Frams Seda di Maumere untuk Kabupaten Sikka, Ende, Flores Timur, dan Lembata.

"Bahan UN untuk NTT dalam kawalan saya yang sebanyak 431 koli itu. Kesemuanya tiba di sejumlah titik tersebut, terakhir hari ini," tutur Tejo, petugas dari Percetakan Ghalia, Ciawi, Bogor, percetakan pemenang tender pengadaan bahan UN untuk 11 provinsi, termasuk NTT.

Saat dijumpai di Bandara El Tari Kupang, Senin (15/3/2013), Tejo mengatakan, bahan UN untuk NTT awalnya diangkut menggunakan empat truk dari Ciawi ke Cengkareng, Jakarta. Selanjutnya diangkut menggunakan pesawat Hercules ke Bandara Ngurah Rai, Bali. "Hercules hanya mau sampai di Bali. Pengangkutan bahan UN selanjutnya melalui pesawat Trans Nusa. Hari ini batas akhir pendistribusian hingga sejumlah bandara tersebut," tutur Tejo.

Pendistribusian bahan UN dari El Tari Kupang ke Sekolah Polisi Negara di Kupang, Senin siang disaksikan tiga staf dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta.

Ketika diminta penjelasannya terkait kelambatan naskah, mereka tidak bersedia berkomentar. "Maaf kami tak berwenang menjelaskannya," ujar seorang ibu tanpa bersedia menyebut namanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau