Boston Marathon 2013, Hari Patriot Berdarah

Kompas.com - 16/04/2013, 06:27 WIB

BOSTON, KOMPAS.com — Boston Marathon adalah pergelaran tahunan di ibu kota Massachusetts, Amerika Serikat, untuk memperingati Hari Patriot. Siapa nyana, peringatan untuk mengenang para pahlawan ini berakhir dengan insiden berdarah, Senin (15/4/2013) siang.

Di Boston, Hari Patriot dinyatakan sebagai hari libur. Peringatan ini adalah untuk mengenang pertempuran pembuka Revolusi Amerika, yang berlangsung di Lexington dan Concord pada 19 April 1775. Hari libur dijadwalkan setiap hari Senin di tiap tahun yang paling dekat dengan 19 April. Pada hari itu, ajang Boston Marathon pasti digelar.

Selain menjadi peringatan bersejarah, Hari Patriot dan Boston Marathon sudah menjadi paket wisata tahunan yang mendatangkan banyak turis dan pemasukan untuk Boston. Setiap tahun, ribuan orang akan berbondong-bondong memadati Lexington dan Concord Road, serta mendatangi Minute Man National Historical Park.

Sebelumnya, pada akhir pekan, Boston akan diramaikan dengan beragam parade yang dipenuhi rerupa seragam militer era-kolonial dan pernak-pernik kemiliteran yang mengingatkan pada rujukan peringatan.

Selama peringatan Hari Patriot, banyak sekolah dan layanan bisnis tutup. Banyak orang bahkan mengambil libur untuk berpartisipasi atau menonton Boston Marathon.

Boston Marathon menempuh rute 26,2 mil, menyusuri tepian kota Boston. Michael Cedrone, yang dibesarkan di Boston tapi sekarang tinggal di McLean, mengatakan, semua sekolah diliburkan pada hari peringatan ini.

"Ayah saya adalah seorang pemadam kebakaran di sebuah stasiun besar pemadam kebakaran Newton yang terletak di Commonwealth Avenue, sepanjang rute (Boston Marathon). Dia bekerja atau tidak, kami akan pergi ke sana, dan semua anak petugas pemadam kebakaran bisa duduk di atas truk (pemadam) untuk menonton perlombaan. Mereka (para petugas pemadam kebakaran) akan menempatkan truk (pemadam) di kedua sisi jalan untuk melayani semua penduduk kota tanpa harus melintasi jalur perlombaan," tutur Cedrone. Kebiasaan ini berakhir setelah diputuskan bahwa keberadaan anak-anak di truk akan memperlambat respons petugas ketika ada panggilan.

Todd Ringer, yang juga tinggal di sepanjang rute maraton di Boston, mengatakan, warga memasak barbecue dan pesta akan berlangsung sepanjang peringatan Hari Patriot. "(Ledakan) Ini sangat buruk," kata Ringler.

Semua kenangan indah Hari Patriot luluh lantak, Senin (15/4/2013). Dua ledakan di dekat garis finish perlombaan membubarkan keriangan tahunan ini. Dua orang tewas dan dilaporkan lebih dari 100 orang terluka akibat insiden tersebut, termasuk delapan anak-anak. Ledakan ketiga terjadi di Perpustakaan Kepresidenan John F Kennedy, di kota yang sama, meskipun polisi sudah menjinakkan dua peledak lain seusai dua ledakan pertama.

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau